Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sikap Terhadap Al-Qur'an di Bulan Ramadan

Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka 'Belitung  Iqrom Faldiansyah, menguraikan tentang makna turunnya Al Qur'an.

Editor: nurhayati
Dok/Bangkapos.com
Iqrom Faldiansyah, Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN SAS Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka 'Belitung  Iqrom Faldiansyah, menguraikan tentang makna turunnya Al Qur'an.

Ia menyebutkan dalam rangkaian surah Al-Baqarah tentang tema puasa disebutkan ayat yang berbunyi bahwa bulan Ramadan itu adalah bulan turunnya Al-Qur'an.

"Kemudian sejarah nabi menerima perintah menjadi seorang rasul terjadi saat bulan Ramadan yang kita peringati sebagai Nuzulul Qur'an," ungkao Iqrom, Rabu, (06/04/2022).

Untuk itu menurutnya,  sudah sepantasnya  umat Islam dekat dengan Al- Qur'an karena Al-Qur'an dan Ramadan adalah satu mata uang yang mempunyai dua sisi yang tidak bisa dipisahkan.

Al-Qur'an dan bulan Ramadan itu adalah bulan diturunkannya Al Qur'an.

Dalam ayat Al-Qur'an yang artinya bacalah dengan nama tuhanmu yang menciptakan.

Apabila membaca Al-Qur'an satu huruf maka 10 kebajikan Allah SWT berikan.

"Mari kita manfaatkan bulan Ramadan ini dengan mendekatkan diri kita kepada Al-Qur'an. Bagaimana caranya?, pertama membaca Al-Qur'an dengan fasih,  membaca al-quran dengan makhrojul huruf yang baik dengan sifat-sifat huruf yang baik," ajak Iqrom. 

Di bulan Ramadan inilah kesempatan untuk mendekatkan diri dengan Al-Qur'an.

Yang kedua bagaimana kita menyikapi  Al-Qur'an adalah menghafalnya. Sekarang keinginan masyarakat menghafal Al-Qur'an mulai tumbuh dari pedalaman hingga ke perkotaan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved