Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Paripurna Usulan Pemberhentian Gubernur, Herman Apresiasi Upaya Gubernur dan Wagub Membangun Daerah

DPRD Babel mengapresiasi segala upaya Gubernur dan Wakil Gubernur untuk membangun daerah selama menjabat selama lima tahun lamanya.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Novita
Ist/Dokumentasi Humas DPRD Provinsi Babel
Rapat paripurna pengusulan pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Babel di ruang rapat paripurna DPRD Babel, Kamis (7/4/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung, Herman Suhadi, memimpin rapat paripurna pengusulan pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Babel di ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Bangka Belitung, Kamis (7/4/2022).

Rapat paripurna itu juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Hendra Apollo, M Amin dan Amri Cahyadi.

Pengumuman usulan pemberhentian ini digelar usai menerima Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 131/2188/OTDA tanggal 24 Maret 2022.

Sekadar informasi, masa jabatan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dan wakilnya Abdul Fatah, berakhir masa jabatan pada 12 Mei 2022 mendatang.

Setelah usulan pemberhentian diumumkan, selanjutnya dapat diproses lebih lanjut dengan memedomani peraturan dan perundang-undangan.

"Tak terasa, lima tahun masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur kepulauan Bangka Belitung akan segera berakhir. Telah banyak yang dikerjakan, dikaryakan dan dibaktikan oleh Saudara Gubernur dan Wakil Gubernur, yang telah memberikan warisan terbaik bagi pertumbuhan dan perkembangan negeri serumpun sebalai," kata Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Herman Suhadi dalam sambutannya.

DPRD Babel mengapresiasi segala upaya Gubernur dan Wakil Gubernur untuk membangun daerah selama menjabat selama lima tahun lamanya.

"Kami menyampaikan permohonan maaf, baik dalam tugas kelembagaan maupun pergaulan sehari-hari, seandainya terdapat khilaf dan lupa sehingga kurang berkenan di hati Saudara Gubernur dan Wagub Babel," kata Herman

Sementara itu, Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, merasa lega usai rapat paripurna pengusulan pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Babel digelar.

"Semakin lega, jadi ada waktu bagi kita menjadi orang yang biasa. Karena saya hampir 19 tahun jadi pejabat ini, jadi suatu kerinduan ingin bebas bersama keluarga," tuturnya saat ditemui usai rapat paripurna digelar.

Dia menyebut, nanti akan ada satu kali lagi paripurna, yakni rapat paripurna Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ), sehingga masih ada waktu untuk pamit secara resmi kepada DPRD, semua ASN dan seluruh masyarakat.

"Karena ini nanti akhir kami itu, pada pertengan bulan Syawal, mendekati lebaran, sesuai edaran Pak Presiden, kepala daerah tidak boleh open house, kami halalbihalal saja berpamitan kepada ASN dan masyarakat, itu pun terbatas melihat situasi dan kondisi," kata Erzaldi.

Dia menyebut, pihaknya juga sudah mengajukan pengunduran diri sesuai dengan aturan. Kemudian, nanti akan ada Pj Gubernur yang akan menjalankan pemerintahan sampai pesta demokrasi 2024 nanti.

"Mari sambut Plt (Pj gubernur, red) dengan sebaik-baiknya, Plt ini hak prerogatif Pak Presiden untuk menunjuknya, kami tidak memiliki kewenangan apapun untuk hal ini. Yang pasti, siapapun Plt, akan melanjutkan program yang telah disusun bersama dalam RPD (rencana pembangunan daerah-red)," kata Erzaldi. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved