Breaking News:

Kisah Mengharukan Irsyad Pemuda 20 Tahun Pejuang Kanker di Bulan Suci Ramadhan

Mirisnya lagi, Irsyad sama sekali tidak diperbolehkan untuk ikut sholat Tarawih secara berjamaah.

Editor: M Zulkodri
WhatsaApp
Irsyad Pemuda 20 Tahun pejuang kanker 

BANGKAPOS.COM---Kisah mengharukan dialami Irsyad Iskandar Sukirman (20 Tahun).

Bulan puasa Ramadhan yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat islam ini, kini terasa berbeda bagi pria yang menyukai badminton ini.

Bagaimana tidak pemuda yang bercita-cita menjadi pemain Bandminton profesional ini terpaksa tidak bisa menjalankan puasa ramadhan seperti orang pada umumnya.

Mirisnya lagi, dirinya sama sekali tidak diperbolehkan untuk ikut sholat Tarawih secara berjamaah.

Irsyad tidak bisa menjalankan puasa Ramadhan lantaran ia merupakan seorang pejuang kanker asal Sarawak, Malaysia.

Kini, hidupnya berubah 180 derajat setelah dia didiagnosa mengidap kanker limfoma stadium empat.

"Saya awalnya mengalami gejala sejak April 2021. Pusing, saya tak bisa tidur malam, kerap berkeringat saat malam walaupun ada AC.

Saya juga alami sakit dada dan susah bernafas," ujar Irsyad seperti dikutip Tribun Trends dari Mstar Selasa (5/4/2022).

"Saat pergi ke klinik, dokter berkata ada kaitan dengan otot sebab saya selalu main badminton.

Baca juga: Inilah Semboyan Tongin Fan Ngin Jit Jong, Dipelopori Hudarni Rani Gubernur Pertama Bangka Belitung

Baca juga: Inilah Kisah Sniper Wanita Ukraina Berperang Lawan Rusia, Sebut Tentara Rusia Makhluk Sangat Kejam

Tapi saya syak benda lain. Akhirnya pada Agustus, saya pergi menemui dokter pakar. Pada 17 September, dokter menyatakan saya mengidap hodgkin lymphoma stadium empat," imbuhnya.

Irsyad mengungkapkan dia sudah menjalani 12 sesi kemoterapi namun hasilnya tak sesuai harapan.

Kini dia sedang dalam persiapan untuk menjalani sesi kemoterapi selanjutnya.

Bagi Irsyad, Ramadhan tahun ini dia merasa kurang bersemangat karena kondisinya.

"Ini Ramadhan pertama saya sebagai pejuang kanker. Rasa agak sedih karena saya tak dibolehkan berpuasa. Risau makin kurus nanti tak bagus untuk kemoterapi," ungkapnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved