Breaking News:

Juragan HP, Putra Siregar Ditahan Polisi, Terlibat Kasus Pengeroyokan, Diduga Dipicu Sosok Perempuan

Juragan HP, Putra Siregar Ditahan Polisi, Terlibat Kasus Pengeroyokan, Diduga Dipicu sosok Perempuan

Editor: M Zulkodri
istimewa
Pengusaha pemilik gerai handphone PS Store Putra Siregar dan pemain sinetron Rico Valentino ditangkap polisi setelah diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban Nuralamsyah pada 2 Maret 2022 

BANGKAPOS.COM--- Putra Siregar yang juga juragan HP yang dikenal dekat dengan sejumlah artis, kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dirinya ditetapkan sebagai tersangka tindak pengeroyokan pada Nur alamsyah seorang warga asal Jakarta Selatan.

Namun tak sendiri, Putra Siregar diketahui ditahan bersama rekannya, Rico Valentino yang ikut melakukan pengeroyokan lantaran diduga berada di bawah perngaruh alkohol.

Dilansir dari akun instagram @duniapunyacerita mengunggah sebuah Informasi mengenai Putra Siregar dan Rico Valentino yang kini jadi tersangka atas kasus pengeroyokan, Rabu (13/4/2022).

Diketahui jika Putra dan Rico dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan usai diduga melakukan pengeroyokan di sebuah kafe di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Hal tersebut pun dibenarkan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto. Budhi mengamini jika keduanya sudah berstatus tersangka dalam kasus ini.

"Iya (ditangkap) sudah kita proses. Sudah (tersangka), sementara dua.

Tapi kalau dalam prosesnya berkembang nanti disampaikan lagi," kata Budhi saat dihubungi wartawan, Selasa (12/4/2022) kemarin.

Baca juga: Pamer Foto Lagi Mandi, Evan Sanders Bocorkan Chat Pribadi dengan Amanda Manopo

Baca juga: Merajuk Tidak Dibelikan Baju, Gadis Ini Nekat Adu Jotos dengan Pacarnya, Videonya Viral

Budhi sendiri belum mau menjelaskan lebih detail prihal kasus ini. Namun, dia menyebut pihaknya akan segera merilis kasus tersebut.

"Besok rilis ya," pungkas Budhi.

Selain itu, Ahmad Ali Fahmi selaku kuasa hukum korban mengungkapkan pengeroyokan itu terjadi tanpa sebab dan dicurigai adanya pengaruh alkohol.

"Kira-kira Jam 2 pagi itu pokoknya klien kita dikeroyok lah tanpa sebab, saya nggak tahu pelaku terpengaruh alkohol atau tidak," kata Fahmi.

Sebelum melayangkan laporan, Ahmad menyebut kliennya sudah membuka pintu damai, tetapi tidak disambut baik oleh Putra dan Rico.

"Karena kita nunggu itikad baiknya minta maaf nggak mau minta maaf. Yaudah kita laporin ke polisi," sambungnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved