Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Erzaldi Beri Santunan ke Anak Yatim di Acara Silaturahmi Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

UPI sebagai penghasil kader tenaga pendidik, tentu para alumninya harus menjadi motor penggerak pendidikan di tengah masyarakat.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
istimewa
Gubernur Bangka Belitung  Erzaldi Rosman, memberikan  santunan kepada para anak yatim bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) cabang Babel di Hotel Santika Pangkalpinang, Senin (18/4/2022) sore kemarin. (IST/Kominfo Babel) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung  Erzaldi Rosman, memberikan  santunan kepada para anak yatim. Kegiatan itu dilakukan bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cabang Babel di Hotel Santika Pangkalpinang, Senin (18/4/2022) kemarin.

 

"Kita harus tahu apa yang mereka butuhkan. Mendidiklah dengan hati dan semangat untuk satu tujuan, agar orang yang kita didik menjadi orang orang yang sukses, berakhlak dan memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas," ujar Erzaldi di hadapan para alumni yang berprofesi sebagai guru.


Sebagaimana diketahui, UPI sebagai penghasil kader tenaga pendidik, tentu para alumninya harus menjadi motor penggerak pendidikan di tengah masyarakat, sesuai latar belakang UPI.


Oleh karena itu, ia mengharapkan para tenaga pendidik lulusan UPI yang bekerja di Pemprov Babel mengajarkan siswa betul-betul yang paham, tahu, dan mengikuti perkembangan zaman agar para siswa dapat meraih masa depan yang lebih baik.


Selain itu, ia berpesan kepada para alumni untuk senantiasa memberikan saran kebijakan pendidikan di negeri kita, agar dapat memberi dampak kepada masyarakat secara luas.


"Berhasilnya kita mendidik anak-anak kita, Insya Allah kita juga berhasil mengembangkan negeri kita lebih maju, beradab, dan lebih sejahtera," ungkapnya.


Tak hanya itu, ia juga mengintruksikan kepada Dinas Pendidikan Babel untuk mendata para tenaga pendidik yang berusia di bawah 45 tahun untuk dikuliahkan S2, bahkan yang telah berstatus S2 akan dikuliahkan S3 melalui pendidikan berbasis riset.


"Judulnya harus disesuaikan kondisi Babel. Tak usah dikhawatirkan anggarannya, kalau Pemprov Babel tidak menganggarkan, Erzaldi siap support," tegasnya.


Hal itu dikatakannya karena ia merasa untuk memajukan negeri ini, kualitas sumber daya manusia (SDM) juga harus maju, dan hal itu tak terlepas dari peran para guru. Sehingga meskipun nantinya seusai Bulan Mei mendatang ia telah tidak berada di roda pemerintahan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved