Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Taufik Mardin Sebarluaskan Perda Pelayanan bagi Lansia  

H Taufik Mardin, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melaksanakan penyebarluasan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Fery Laskari
istimewa
Saat Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H Taufik Mardin melaksanakan Penyebarluasan Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 5 tahun 2016 tentang pelayanan bagi lanjut usia, di Hotel Grand Tropical Village beberapa hari lalu. (Foto Ist/Humas DPRD) 

 

 

 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- H Taufik Mardin, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melaksanakan penyebarluasan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang pelayanan bagi lanjut usia. Sosialisasi Perda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tersebut dilakukan di Hotel Grand Tropical Village, beberapa hari lalu.

 

Pada agenda itu, ada 50 orang peserta yang mengikuti kegiataan penyebarluasan Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang pelayanan bagi lanjut usia, dengan menggandeng seorang narasumber Harpan Effendi.

 

“Selama ini banyak masyarakat yang belum mengetahui akan Perda ini. Sehingga Perda no 5 tahun 2016 tentang pelayanan bagi lanjut usia, sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh masyarakat," ujar Taufik dalam rilis, Selasa (19/4/2022).

Pemerintah daerah bertanggung -jawab atas terwujudnya upaya peningkatan Kesejahteraan Sosial Lanjut
Usia, pasalnya, Lansia juga mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam semua aspek kehidupan.

"Penyebarluasan Perda ini sekaligus untuk mengevaluasi khususnya Perda pelayanan bagi Lansia, sampai sejauhmana eksekusinya. sampai sejauhmana pemerintah provinsi yakni Gubernur mengintruksikan SKPD/OPD untuk melaksanakan ini," jelasnya.

Legislator PDI-P ini berharap, agar setiap Perda yang telah dibuat dan disahkan tersebut dapat berjalan optimal sehingga pelayanan dan Kesejahteraan bagi lanjut usia dapat terwujud.

"Karena urusan Lansia ini sangat luar biasa, mengurusi Lansia, secara ekonominya kurang membaik, ekonomi keluarganya kurang membaik, jadi bagaimana supaya mereka (Lansia -red) tidak menjadi suatu beban dari keluarganya sendiri. Ini yang menjadi perhatian kita. Kita coba menyisihkan dari APBD untuk mereka para lansia ini," katanya. ( Bangkapos.com/Rilis/Cici Nasya Nita)

 

 

 

 

 

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved