Info Kesehatan
Tips Berpuasa Sehat Bagi Penderita Maag, Hindari Jenis Makanan Ini Saat Berbuka Puasa dan Sahur
Tips Berpuasa Sehat Bagi Penderita Maag, Hindari Jenis Makanan Ini Saat Berbuka Puasa dan Sahur ala dr Riza Jayanti
Penulis: Cici Nasya Nita |
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penderita maag bisa saja melaksanakan puasa di Bulan Suci Ramadan. Puasa sendiri selain mendapat pahala, dalam sisi kesehatan juga memberikan manfaat. Ada beberapa tips yang bisa dimanfaatkan oleh penderita maag agar puasa tetap berjalan lancar.
Dokter Umum Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pangkalpinang, dr Riza Jayanti mengatakan rasa tidak nyaman biasanya hanya terjadi tujuh hingga sepuluh hari pada awal puasa.
"Namun kemudian kondisi tubuh bagi penderita maag akan beradaptasi dan mulai nyaman menjalani puasa tanpa memerlukan bantuan obat.
Gastritis atau maag adalah penyakit yang disebabkan oleh peradangan dinding lambung yang ditandai dengan nyeri di ulu hati," ujar dr Riza, Selasa (19/4/2022).
Dia mengingatkan agar penderita maag menghindari dan memperhatikan jenis makanan saat berbuka puasa dan sahur seperti ;
1. Hindari konsumsi makanan yang terasa asam, pedas, berlemak tinggi terutama pada saat sahur.
2. Kurangi konsumsi makanan yang dapat memicu meningkatnya asam lambung. Karena lemak tinggi yang terdapat pada makanan bersantan, susu, jeroan, makanan yang digoreng, serta daging, dapat memperberat cara kerja lambung sehingga puasa menjadi tidak nyaman," katanya.
3. Hindari makanan berjenis “clean food” seperti sayur yang direbus atau protein rendah lemak yang dikukus atau dibakar, serta makanan tanpa rasa pedas dan asam bisa menjadi pilihan sebagai menu sahur.
Pasalnya, makanan yang berlemak, pedas serta asam hanya akan memperburuk kondisi lambung.
4. Hindari konsumsi makanan tinggi lemak saat sahur dapat membebani lambung. Nantinya jam 8 pagi perut mulai terasa tidak nyaman, begah istilahnya. Jadi malah mengganggu ibadah puasa.
5. Saat berbuka puasa, baru bisa konsumsi makanan berlemak seperti kolak, gulai atau rendang, tapi yang mindful ya, jangan berlebihan. Kalau mau konsumsi susu sebaiknya susu rendah lemak saja supaya aman
6. Kurangi konsumsi daging berlebihan pada bulan Ramadan. Pasalnya konsumsi daging berlebihan dapat meningkatkan kadar lemak di lambung sehingga proses pengosongan lambung menjadi terhambat.
Inilah yang menyebabkan perut terasa tidak nyaman seperti begah. Intinya, pengendalian diri.
Ibadah puasa Ramadhan tidak hanya mengajarkan kita untuk lebih rajin beribadah namun juga pengendalian diri. Ini bisa jadi obat mujarab bagi si penderita asam lambung.
7. Makanan ringan atau jenis minuman manis rendah lemak bisa jadi pilihan menu berbuka. Setelah itu bisa sholat maghrib dulu, selesai sholat baru makan berat. Tujuannya ini supaya lambung tidak kaget, makan beri makanan secara bertahap tapi tetap tidak berlebihan
"Puasa Ramadan tidak memberikan dampak signifikan pada pengidap maag. Pengidap hanya dianjurkan untuk menghindari makan secara berlebihan ketika sahur dan berbuka, karena hal ini yang memicu kenaikan asam lambung," katanya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220403-Dokter-Umum-KKP-Pangkalpinang-dr-Riza-Jayanti.jpg)