Warga Net Buru Video Viral Ica TikTok No Sensor, Terungkap Faktanya
Ica TikTok menelan nyawa setelah mengalami kekerasan seksual oleh pacarnya sendiri, Indra, beberapa waktu lalu, videonya diburu, begini faktanya
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM -- Ica TikTok, gadis remaja yang masih duduk di bangku SMK ini meregang nyawa di tangan kekasihnya sendiri, Indra Rafanda.
Ia meninggal dunia setelah meminum minuman keras yang telah dicampur dengan obat oleh Indra, pada Selasa (12/04) lalu.
Setelah lemah tak berdaya, Ica kemudian di bawa ke kamar kosong dan mengalami kekerasan seksual oleh Indra dan teman-temannya.
Kini video viral Ica ramai diburu warga net diberbagai media sosial seperti Youtube, Twitter, dan Telegram.
Bahkan warga net yang penasaran akhirnya beramai-ramai memburu link video viral Ica TikTok di Mediafire.
Menurut sebagian warga net, video viral Ica TikTok tersebut berisi detik - detik Ica dicekoki minuman hingga mengalami pelecehan seksual oleh Indra dan teman-temannya.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, diketahui bahwa link video viral Ica TikTok ini tidak pernah ada atau hanya hoax belaka.
Melansir dari Tribunnews.com, Ica diduga mengalami overdosis setelah menghadiri pesta ulang tahun temannya.
Kapolsek Agrabinta, Iptu Nanda mengatakan peristiwa ini bermula ketika gadis berusia 16 tahun itu pergi ke rumah temannya yang berinisial D untuk merayakan acara ulang tahun bersama sang kekasih, Indra yang berusia 17 tahun.
Ica dan Indra kemudian sempat keluar untuk membeli bakso di daerah Tegalbuleud, Sukabumi.
Beberapa waktu setelahnya Ica mengeluh pusing dan kemudian diantarkan Indra kembali ke rumah D, namun kondisi Ica semakin memburuk hinggga muntah-muntah dan akhirnya dilarikan ke puskesmas.
Orang tua Ica kemudian datang untuk mendampingi sang putri.
Tak berapa lama setelah mendapatkan perawatan, Ica menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 21.00 malam.
Pihak puskesmas menyatakan kondisi Ica sangat kritis saat ditiba di puskesmas tersebut, setelah dikonfirmasi keluarga Ica setuju untuk dilakukan autopsi terhadap jasad Ica.
Di sisi lain, Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengungkapkan terdapat fakta lain yang ditemukan dalam kasus kematian Ica.
Ditemukannya luka lebam dan juga cairan atau lendir dari organ vital Ica.
Kendati demikian, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematian Ica, diduga Ica mengalami overdosis obat dan juga kekerasan seksual.
Sebelum dikebumikan, Ica sempat menjalani autopsi beberapa jam di Rumah Sakit Umum Cianjur, setelah itu jenazah Ica langsung dimakamkan di pemakaman umum setempat.
Polisi menetapkan pacar Ica, yakni Indra sebagai tersangka setelah mengantongi cukup bukti.
(Bangkapos.com/Fitri Wahyuni)