Minggu, 12 April 2026

Berita Pangkalpinang

Warga Pangkalpinang Bacok Pak RT, Cemburu Isterinya Diselingkuhi

Berawal dari adanya isu perselingkungan antara istri pelaku dengan Ketua RT sudah berjalan beberapa tahun dan baru diketahui pelaku.

net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Zen Bi Musa, warga Pangkalpinang menikam se Ketua Rukun Tetangga (RT) lantaran cemburu korban selingkuhi istrnya.

Peristiwa penikaman terjadi pada Senin (18/4/2022) sekitar pukul 05.00 WIB tak jauh dari tempat tinggal korban di Parit Lalang Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpianang.

Berawal dari adanya isu perselingkungan antara istri pelaku dengan Ketua RT sudah berjalan beberapa tahun dan baru diketahui pelaku.

Mengetahui hal itu, pelaku menghampiri sang Ketua RT ini, saat sedang berada tak jauh dari tempat tinggal korban.

Pelaku kemudian menikam korban menggunakan parang yang mengakibatkan korban luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Salah seorang kerabat pelaku berinisial SK saat ditemui Bangkapos.com mengatakan, pelaku usai melakukan penikaman terhadap korban sempat mendatangi rumahnya, Selasa (19/04/2022)

"Kemarin pagi usai melakukan penikaman pelaku sempat datang kesini dengan menggedor-gedor pintu rumah kami dan memberi tahu bahwa dia sudah menghabisi korban. Setelah itu pelaku langsung pergi entah kemana," kata SK saat ditemui Bangkapos.com di rumahnya.

Ia juga menjelaskan pelaku dan korban merupakan teman dekat, yang sehari-harinya bersama-sama bekerja di pasar.

"Saya gak nyangka kalau mereka berdua sampai begitu, padahal saya, korban dan pelaku setiap hari bersama-sama di pasar, tapi saya tidak tahu kalau permasalahannya kurang paham isunya korban ini ketahuan selingkuh dengan istri pelaku namun lebih jelasnya tanya ke pelaku atau korban langsung," jelasnya.

Sementara Ketua RT 02 tempat tinggal korban menyebutkan, korban mengalami luka-luka akibat penikaman tersebut.

"Korban ini ketua RT sebelah, namun rumahnya berada di RT saya, sehari-hari dia mengontrak di lingkungannya karena dia sebagai RT harus standby disitu, kemarin sempat saya membesuk korban di rumah sakit, korban mengalami luka di bagian tangan kiri kanan, kaki, dan bagian belakang perkiraaan lima kali penikaman," ujar ketua RT tersebut.

Ia menambahkan usai melakukan penikaman pelaku langsung kembali kerumahnya dan menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

"Tidak lari tapi pas mau dijemput polisi pelaku ini memang sudah siap dijemput, karena sudah mengakui kesalahannya namun sang istri hingga saat ini belum diketahui keberadaaanya," tambahnya.

(Bangkapos.com/Adi Saputra)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved