Breaking News:

INILAH Ramos Horta Presiden Timor Leste Terpilih, Menang Telak dari Petahana

Ramos Horta menang dengan 62,09 persen suara melawan petahana Francisco “Lu-Olo” Guterres dengan 37,91 persen suara

REUTERS/Lirio da Fonseca
Calon presiden Timor Leste Jose Ramos Horta menunjukkan jarinya yang bertinta setelah memberikan suaranya pada putaran kedua pemilihan presiden Timor Leste di Dili, Timor Leste, 19 April 2022. 

BANGKAPOS.COM - INILAH sosok Presiden Timor Leste terpilih, Jose Ramos Horta.

Menurut hasil awal yang diterbitkan oleh Sekretariat Pemilihan, Jose Ramos Horta menang telak dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Timor Leste.

Dilansir The Guardian, berdasarkan data dari situs web Sekretariat pada Rabu (20/4/2022), setelah semua surat suara dihitung, José Ramos Horta (72) memperoleh 397.145 suara, atau 62,09 persen melawan petahana Francisco “Lu-Olo” Guterres 242.440, atau 37,91 persen.

“Penghitungan suara distrik, nasional dan regional telah selesai”, kata Acilino Manuel Branco, Direktur Umum Sekretariat Pemilu.

Hasil pemilu masih perlu disahkan oleh KPU Timor Leste.

Baca juga: Saking Kayanya, Brunei Darussalam Bangun Jembatan Terpanjang se-Asia Tenggara Demi Warganya

Baca juga: Pengalaman Horor Ari Lasso Saat Manggung, Kaget 12 Ribu Penonton Langsung Hilang Usai Konser

Baca juga: DULU Dipuji-puji, Ini Momen Angelina Sondakh Berdarah-darah Minjam Rp5 Juta, Tapi Tak Satupun Bantu

Kemenangan itu memberi Ramos Horta masa jabatan keduanya.

Ramos Horta dicalonkan Kongres Nasional Rekonstruksi Timor Leste (CRNT), partai politik yang dipimpin Xanana Gusmao, mantan Presiden Timor Leste.

"Kami yakin Ramos-Horta akan memenangkan pemilihan umum, bukan karena siapa Ramos Horta sebagai figur tetapi karena dukungan dari rakyat," kata anggota partai CNRT, Fransisco Dos Santos, kepada Reuters

Jose Ramos Horta, mantan Presiden Timor Leste
Jose Ramos Horta, mantan Presiden Timor Leste (Kolase/aus.edu)

Jose Ramos Horta pada Kamis (21/4/2022) mendeklarasikan kemenangannya dalam pemilu presiden Timor Leste.

Tokoh kemerdekaan dan peraih Nobel Perdamaian ini unggul suara cukup jauh dari pesaingnya.

Ramos Horta mengatakan dirinya akan bekerja untuk mendorong dialog dan persatuan di negara yang melepaskan diri dari Indonesia pada tahun 1998 tersebut.

"Saya telah menerima mandat ini dari rakyat kita, dari negara dalam demonstrasi besar-besaran atas komitmen rakyat kita terhadap demokrasi," kata Ramos Horta, seperti dikutip Reuters.

Pada seremoni deklarasinya, Ramos Horta mengatakan akan berupaya mengatasi ketidakstabilan politik negara yang didorong oleh perpecahan.

"Saya akan melakukan apa yang selalu saya lakukan sepanjang hidup saya, saya akan melakukan dialog dengan sabar, tanpa henti, demi menemukan titik temu atas tantangan yang dihadapi negara ini," lanjutnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved