Breaking News:

Anggota DPRD Soroti Babel Tak Miliki Layanan MRI BPJS Kesehatan, Minta Pertimbangkan untuk Kerjasama

Anggota Komisi IV DPRD Bangka Belitung (Babel) Ferdiyansyah ikut menyoroti terkait BPJS Kesehatan yang belum punya kerjasama layanan MRI.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) Ferdiyansyah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) Ferdiyansyah ikut menyoroti terkait BPJS Kesehatan belum bekerjasama dengan layanan Magnetic Resonance Imaging (MRI) di Bangka Belitung. 

Sehingga masyarakat yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan yang hendak melakukan pemeriksaan MRI, harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah, misalnya Jakarta dan Palembang. 

"Kita prihatinlah mengenai hal seperti ini, kenapa seperti itu pelayanannya. Kalau memang  dalam layanana BPJS Kesehatan ada ketentuan untuk bisa bekerjasama dengan MRI yang mungkin ada di rumah sakit swasta atau apa di Babel, ya letakan lah itu, dilakukan lah itu," ujar  Ferdiyansyah, Jumat (22/4/2022). 

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan kota Pangkalpinang, dr Sulaiman menyebut, Magnetic Resonance Imaging (MRI) masih minim sekali dibutuhkan oleh pasien yang ada di Bangka Belitung. 

Menurutnya, rata-rata layanan atau penyakitnya itu sudah bisa disuptitusi dengan CT Scan saja, sedangkan MRI hanya sebagian kecil bisa digunakan dan jarang sekali MRI ini dibutuhkan sehingga belum dikerjasamakan dengan BPJS Kesehatan. 

"Kalau rumah sakit di Pangkalpinang itu ada MRI, bisa jadi pertimbangan lah agar bisa bekerjasama. Kita rasa BPJS Kesehatan ini wajib melayani masyarakat dengan sebaik mungkin. Tidak memandang pasien itu sedikit atau banyak, kalau ada layanan MRI di BPJS Kesehatan, kami harap kerjasalama lah," katanya. 

Mendengar informasi ada pasien BPJS Kesehatan yang harus keluar daerah untuk MRI, dirinya akan membawa hal ini ke rapat komisi untuk dibahas. 

"Ada info-info begini, ada rapat komisi akan kami bahas, dari hasil rapat nanti ada putusan apakah akan memanggil BPJS Kesehatan untuk meminta keterangan lebih lanjut, nanti kita rapatkan dulu. 

Kita sarankan BPJS Kesehatan, karena mereka layanan kesehatan, mohon layani lah masyarakat sepenuh hati, kalau itu hak mereka, berikan lah, untuk teknis yang lain bisa-bisa BPJS Kesehatan lah yang untuk melaksanakannya," katanya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved