Berita Bangka Barat
Arus Mudik Meningkat di Pelabuhan, Pendapatan Penjual Makanan Keliling Justru Turun
Memang ramai penumpang tapi kalau pendapatan turun jauh lah, dibandingkan dengan sebelum adanya Covid-19.
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy |
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ramainya penumpang hingga menyebabkan antrean kendaraan hingga dua kilometer di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, berbanding terbalik dengan omzet penjual makanan keliling.
Hal ini pun diungkapkan Ani (36) warga Kampung Sawah yang menjual makanan pempek, yang justru saat ini pendapatannya jauh berkurang dibanding era sebelum Covid-19.
Menggunakan keranjang untuk menyimpan makanannya Ani setiap harinya berkeliling Pelabuhan Tanjung Kalian memanfaat momentum arus mudik lebaran.
"Memang ramai penumpang tapi kalau pendapatan turun jauh lah, dibandingkan dengan sebelum adanya Covid-19. Turun sekitar 25 persen lah, jadi enakan dulu," ujar Ani.
Diungkapkannya satu diantara faktor penurunan pendapatan, dikarenakan terbatasnya ruang lingkup atau areanya berjualan yang lebih dibatasi dibanding sebelumnya.
"Kalau sekarang susah kita gak boleh lagi jualan masuk kapal, terus juga gak boleh lagi masuk area tunggu. Makanya sekarang turun, susah juga karena orang-orang itu beli biasanya di kapal," tuturnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220426-berjualan-di-pelabuhan.jpg)