Kamis, 16 April 2026

Berita Bangka Barat

Sukirman Sebut akan Terus Berupaya Maksimal Hadapi Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Tanjung Kalian

Pihaknya juga terus berupaya untuk menambah beberapa fasilitas, termasuk WC portabel yang dapat digunakan para pemudik secara gratis.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Novita
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevi
Kondisi antrean kendaraan arus mudik di area buffer zone Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Kamis (28/4/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Menjelang Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat terus berupaya memberikan fasilitas dan kebijakan guna menghadapi arus mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok.

Satu di antaranya pemanfaatan lahan kosong milik Pemkab Bangka Barat yang berada di sebelah Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, yang dialihfungsikan sebagai buffer zone atau area penyangga untuk parkir kendaraan.

Dari pantauan Bangkapos.com, upaya tersebut memberikan dampak positif agar tidak memperparah kondisi antrean panjang di jalanan menuju gerbang pelabuhan.

Selain itu juga, terlihat ekskavator dan truk terus berupaya memperbaiki lahan tersebut, dikarenakan saat ini baru bisa menampung sekitar 100 kendaraan.

"Kita juga terus berbenah, ada pengerasan di buffer zone, itu bisa menyerap sampai 400 kendaraan. Kita sudah antisipasi dari Forkopimda Bangka Barat dan provinsi untuk memberikan yang maksimal," kata Bupati Bangka Barat, Sukirman, Kamis (28/4/2022).

Pihaknya juga terus berupaya untuk menambah beberapa fasilitas, termasuk WC portabel yang dapat digunakan para pemudik secara gratis. Sebelumnya, diketahui saat ini untuk fasilitas WC umum sudah terdapat di area buffer zone.

Selain itu, Pemkab Bangka Barat juga bersinergi dengan PT ASDP Pelabuhan Tanjung Kalian. Kini, keberangkatan kapal dalam satu hari bisa dilakukan hingga 16 trip setelah sebelumnya hanya 14 trip.

"Masukan dari masyarakat kita tampung untuk perbaikan ke depan. Kita ke depan akan meletakkan WC portabel, lalu juga nanti bagaimana kalau kita pasang tenda. Kita sudah tambah 16 WC. Ada pun membeludak saat ini karena selaras dengan pertumbuhan ekonomi hari ini. Kita sudah berusaha untuk mengurai kemacetan, trip juga ditambah hingga 16. Jadi kita sudah berupaya. Namun memang penggunanya luar biasa dari tahun sebelumnya, jadi seperti ini lah kondisinya," bebernya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved