Breaking News:

Militer dan Kepolisian

Terungkap, Rusia Gunakan Teknologi Canggih Ini untuk Lindungi Kendaraan Tempurnya, Ini Tujuannya

Sistem kamuflase canggih ini dilaporkan memberikan kemampuan siluman secara visual, near-infrared, inframerah termal dan pita lebar

Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
Gambar Getty via BBC
Seorang tentara Ukraina memeriksa tank Rusia yang hancur di dekat Kyiv, ibu kota Ukraina. Banyak tank Rusia hancur dirudal tentara Ukraina. 

BANGKAPOS.COM- Kamuflase militer'> Kamuflase militer merupakan salah satu elemen penting bagi pertahanan dalam peperangan.

Kamuflase militer'> Kamuflase militer sendiri adalah strategi yang digunakan oleh militer untuk menghindari pasukan terlihat oleh pihak musuh.

Tujuan utama kamuflase militer adalah mengecoh musuh akan kehadiran pasukan militer.

Penerapan kamuflase berupa penambahan warna dan bahan ke semua jenis peralatan militer, termasuk kendaraan, kapal, pesawat terbang, senapan, dan pakaian seragam untuk menyembunyikannya dari pengamatan atau membuatnya tampak sebagai sesuatu yang lain.

Bagaimana kamuflase militer ini dalam perang antara Rusia dan Ukraina?

Dilansir dari mylesat.com, Rusia memasangkan “baju pelindung” pada Iskander untuk melindunginya dari serangan drone Ukraina.

Rudal ini mampu melesat hingga kecepatan hipersonik Mach 7 dan melesat hingga ketinggian 50 km sebelum menghantam targetnya dengan kecepatan yang sulit ditandingi.

Kantor berita RIA Novosti membagikan sebuah rekaman pada Selasa (19/4/2022) yang menunjukkan sistem peluncur Iskander dalam posisinya di dekat perbatasan.

Rudal ini mempunyai jangkauan dari 50 – 500 km, sehingga bisa menghantam sejumlah target militer penting di wilayah Kharkiv.

Terlihat semua kendaraan Iskander dilengkapi kamuflase multi-spectral dengan teknik counter-surveillance untuk mengurangi risiko deteksi oleh pengintai Ukraina dan drone penyerang.

Sistem kamuflase ini dapat mengurangi jumlah panas yang dilepaskan oleh suatu objek, dan mengubah bentuk dan ukuran tanda visual atau penampakannya di radar.

Sistem kamuflase canggih ini dilaporkan memberikan kemampuan siluman secara visual, near-infrared, inframerah termal dan pita lebar, sensor peredupan, mengaburkan penargetan dan menipu amunisi pintar serta memberikan keuntungan taktis dan operasional.

Dilansir dari intisari-online, Ukraina mengklaim bahwa sejauh ini, Rusia telah kehilangan lebih dari 800 tank, 170 pesawat, dan 20.000 tentara.

Ketika 'operasi militer khusus' memasuki bulan ketiganya, pasukan Rusia sekarang sedang menjajaki cara baru untuk menyamarkan perangkat keras mereka untuk menekan kerugian.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved