Rabu, 15 April 2026

Berita Bangka Tengah

Selama Pandemi Covid-19, Kenaikan Harga Daging Sapi dan Ayam Jelang Lebaran Tahun Ini Paling Drastis

Selama pandemi Covid-19, pada H-2 lebaran Idul Fitri 1443 H, harga sejumlah bahan pokok, terutama daging sapi dan daging ayam mengalami fluktuasi.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Masyarakat seputaran Kota Koba saat membeli daging sapi di Pasar Moderen Koba, Bangka Tengah, Sabtu (30/4/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Selama pandemi Covid-19, pada H-2 lebaran Idul Fitri 1443 H, harga sejumlah bahan pokok, terutama daging sapi dan daging ayam terus mengalami fluktuasi.

Misalnya yang terjadi di Pasar Moderen Koba, Bangka Tengah, Sabtu (30/4/2022) yang mana harga daging sapi perlahan-lahan terus merangkak naik.

Per hari ini, sejumlah pedagang terpantau ada yang menjual daging sapi hingga kisaran harga Rp160.000 sampai Rp170.000 per kilogram.

Padahal beberapa hari sebelumnya, harga daging sapi masih berkisar diantara Rp140.000 sampai Rp150.000 per kilogram.

Koordinator Pasar Moderen Koba, Surya Adinata mengatakan kenaikan ini memang terjadi secara bertahap dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga esok hari.

"Belajar dari tahun-tahun lalu, pokoknya semakin dekat lebaran, harga-harga bahan pokok pasti semakin naik," ungkapnya.

Sementara itu, hal berbeda justru terjadi pada daging ayam broiler atau ayam potong yang pada hari ini turun harga cukup signifikan dibandingkan dua hari yang lalu yang mencapai harga Rp60.000 sampai Rp65.000 per kilogram.

"Setelah kami berkeliling tadi, untuk hari ini harga daging ayam turun menjadi Rp50 ribu per kilogram," ungkapnya.

Surya menilai, kenaikan harga bahan pokok menjelang lebaran adalah hal yang lazim. Namun selama kurang lebih tiga tahun pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia, tahun ini merupakan kenaikan harga yang paling drastis.

"Kalau tahun lalu, daging ayam paling mentok hanya berada di harga Rp40.000 sampai Rp45.000 perkilogram. Kalau tahun ini bahkan sempat Rp80 ribu perkilogram selama beberapa waktu," terangnya.

Hal serupa juga berlaku bagi daging sapi yang mana tahun lalu hanya mentok di harga Rp130.000 sampai Rp135.000 perkilogram dan sempat ditegaskan menggunakan Surat Edaran Gubernur untuk menekan harga.

Meski demikian, dirinya masih cukup bersyukur lantaran stok harga bahan-bahan pokok menjelang lebaran tersebut mampu mencukup kebutuhan masyarakat Bangka Tengah, terkhususnya Kota Koba.

"Untuk stoknya Alhamdulillah aman dan banyak, cuma harganya memang agak gila-gilaan," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved