Breaking News:

Berita Bangka Barat

TPA Muntok Tampung 25 Ton Sampah Saat Masa Lebaran dan Dari Arus Mudik

olume sampah pada masa lebaran idul Fitri 1443 Hijriah serta arus mudik lebaran yang memadati Pelabuhan Tanjung Kalian

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizki Irianda Pahlevy
Truk sampah yang berkeliling mencari sampah, hingga ke Tempat Pembuangan Akhir. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Volume sampah pada masa lebaran idul Fitri 1443 Hijriah serta arus mudik lebaran yang memadati Pelabuhan Tanjung Kalian, membuat sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kecamatan Muntok bisa 25 ton per harinya.

Hal tersebut pun diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) TPA Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Barat Kosmaria, setelah sebelumnya untuk TPA kecamatan Muntok pada hari biasa hanya 12 ton saja. 

"Saat lebaran dan mudik kemarin, dalam satu hari mobil truk pengangkut itu bisa bolak balik sebanyak empat kali. Sampah terutama dari Pelabuhan Tanjung Kalian, kalau di total sehari bisa mencapai 25 ton sehari yang masuk ke TPA," ungkap Kosmaria, Minggu (08/05/2022).

Mulai dari minuman kaleng, plastik, kardus pun memang diketahui sempat banyak ditemui, di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Tanjung Kalian saat masa mudik beberapa waktu yang lalu.

"Kalau sampah, didominasi sampah sisa-sisa makanan serta sampah plastik. Sampah kalau mudik itu sampah sisa-sisa makanan, kalau lebaran ini batok kelapa serta sampah plastik juga," tuturnya.

Lebih lanjut terkait volume sampah pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat, untuk dapat memilah antara sampah organik dan anorganik.

"Kita mengimbau agar memilah, dari rumah antara sampah organik dan anorganik. Coba kalau sampah plastik di bungkus dikantong sendiri, jadi di lapangan memudahkan kawan-kawan di TPA untuk memilahnya," ucapnya.

"Kalau petugas kita tidak ada penambahan hanya kawan-kawan yang selama ini di jalur yang tidak begitu rawan sampah diturunkan semua ke lokasi yang rawan penumpukan sampah," tambahnya.

Sementara itu diketahui peningkatan volume sampah di Kabupaten Bangka Barat terus mengalami peningkatan, hal ini pun terlihat dari data DLH Kabupaten Bangka Barat pada 2018 hanya berkisar 78 ton.

"Kalau sekarang sepertinya sudah naik lagi, karena jumlah penduduk sudah naik. Kemungkinan untuk saat ini sudah mencapai 90 ton per hari, karena jumlah penduduk kita juga sudah meningkat," jelasnya.

Dengan tingginya jumlah volume sampah, untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) justru hanya terdapat satu yang berlokasi di Kecamatan Muntok saja.

Sedangkan lima Kecamatan lain untuk mengatasi masalah sampah, masih menggunakan sistem pengelolaan sampah terpadu.

"Kalau TPA cuma ada satu yang ada di Muntok saja, kalau di Kecamatan lain itu masih dikelola kecamatan sendiri. Ada beberapa kecamatan, yang menggunakan tempat pengelolaan sampah terpadu," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved