Breaking News:

Sejumlah Negara Ini Alami Fenomena Midnight Sun Alias Tak Merasakan Malam Hari, Apa Penyebabnya?

Kala Midnight Sun orang-orang akan merasakan waktu siang yang lebih panjang, atau situasi di mana malam hari terasa terang bak ketika di siang hari

amusingplanet.com
Uummannaq, sebuah kota di Greenland barat laut, yang memiliki rumah berwarna-warni. 

BANGKAPOS.COM- Apakah Anda pernah mendengar fenomena Midnight Sun?

Midnight Sun adalah kondisi di mana pergantian siang dan malam terasa tak seimbang.

Kala Midnight Sun orang-orang akan merasakan waktu siang yang lebih panjang, atau situasi di mana malam hari terasa terang bak ketika di siang hari.

Lebih singkatnya, tak ada waktu malam hari sebagaimana seperti di negara lain yang waktu siang dan malamnya seimbang 12 jam.

Ternyata, di belahan bumi ini ada beberapa negara yang mengalami kondisi tersebut.

Umumnya negara-negara yang mengalami fenomena Midnight Sun ini berada di belahan Bumi utara.

Biasanya Midnight Sun terjadi saat musim panas, sekitar Juni sampai Agustus, dan Kutub Utara akan lebih condong ke arah Matahari.

Itulah yang menyebabkan negara-negara di utara Bumi lebih banyak mendapat sinar matahari dalam sehari.

Berikut adalah beberapa negara yang tak merasakan gelapnya malam melansir dari YouTube Mr ESKA 29 Januari 2020.

Greenland

Uummannaq, sebuah kota di Greenland barat laut, yang memiliki rumah berwarna-warni.


Negara pertama yang memiliki waktu siang terpanjang adalah Greendland

Greenland adalah negara pertama yang mengalami fenomena Midnight Sun.

Greenland merupakan satu di antara negara  yang memiliki cuaca dan suhu yang dinginnya lebih ekstrem.

Perlu diketahui jika negara ini memiliki jam siang yang sangat lama yakni 20-21 jam.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved