Breaking News:

Bulutangkis

Rhustavito Jadi Penentu Tiket Final Indonesia Melawan India di Piala Thomas

Shesar Hiren Rhustavito tidak akan melupakan semifinal Piala Thomas 2022 melawan Jepang dengan terburu-buru.

Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
BADMINTONINDONESIA.ORG
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Shesar Hiren Rhustavito. 

BANGKAPOS.COM -- Shesar Hiren Rhustavito tidak akan melupakan semifinal Piala Thomas 2022 melawan Jepang dengan terburu-buru.

Membuat penampilan babak sistem gugur pertamanya untuk Indonesia, pemain berusia 28 tahun itu tampil tenang sepanjang pertandingan kelima yang sangat penting di Impact Arena di Bangkok tadi malam, memimpin Indonesia meraih kemenangan 3-2 atas Jepang.

Meski sempat unggul dua poin lewat Anthony Sinisuka Ginting dan Mohammad Ahsan / Kevin Sanjaya Sukamuljo , Indonesia dipatahkan lewat upaya gagah berani Kenta Nishimoto dan Yuta Watanabe / Akira Koga .

Rhustavito, yang hanya tampil di babak penyisihan grup sejak debutnya di Piala Thomas tahun lalu, kemudian melangkah untuk mengalahkan Kodai Naraoka 21-17 21-11 dalam 44 menit dan memberi juara bertahan Indonesia penampilan final berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 2002.

Rhustavito tidak berusaha menyembunyikan kegembiraannya selama wawancara pasca-pertandingannya.

“Ini adalah momen terbaik dalam karir saya. Saya akan mengingat poin kemenangan selamanya, ”katanya.

“Saya bersyukur bisa memberikan pemenang. Saya harus menunggu lima jam tetapi saya siap secara mental untuk memainkan penentuan dan bermain habis-habisan. Saya bangga karena ini merupakan pencapaian yang sangat penting bagi Indonesia. Saya menantikan finalnya.”

Kemenangan kelima Ginting dalam pertemuannya yang ke-16 dengan Kento Momota dan keberhasilan Ahsan/Sukamuljo melawan juara dunia Takuro Hoki / Yugo Kobayashi memberi Indonesia awal yang ideal. Namun Nishimoto mengalahkan Jonatan Christie sebelum Watanabe/Hoga menyamakan kedudukan dengan kemenangan tiga game atas Muhammad Rian Ardianto / Fajar Alfian .

Apakah Rhustavito sekarang siap untuk melakukannya di lain waktu melawan finalis kejutan India besok?

“Saya berharap bisa maksimal jika dipanggil lagi. Saya akan siap tetapi saya lebih suka kami menyelesaikan pertandingan lebih awal dan saya tidak bermain, ”katanya.

Sementara itu, Ginting mengungkapkan membuat serangan yang diperhitungkan membantunya mencatatkan kemenangan pertama sejak Prancis Terbuka 2019 atas Momota.

“Pertahanannya sangat bagus jadi strategi utamanya adalah memastikan saya tidak terburu-buru menembak. Saya berusaha sangat keras untuk menyerangnya tetapi dengan kesabaran. Syukurlah itu berhasil,” kata petenis peringkat 5 dunia itu. (*)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved