Breaking News:

Berita Bangka Barat

Dua Tahun Tertunda, Pilkades Serentak Direncanakan Bergulir Oktober 2022

Kabupaten Bangka Barat saat ini, setidaknya terdapat 33 desa yang mengalami kekosongan Kades atau hanya diisi oleh PJ Kades.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bangka Barat akan dilakukan secara serentak yang direncanakan akan diselenggarakan pada Oktober 2022.

Kepastian terselenggaranya Pilkades serentak ini pun diungkapkan Kabid Pemerintahan Desa Dinsospemdes Bangka Barat, Izha Fajri setelah sebelumnya pelaksanaannya harus tertunda hingga dua tahun lamanya.

"Ini belum dipastikan karena ini kan masih rencana, kalau ketetapannya tinggal menunggu Bupati karena sudah diusulkan. Untuk rencananya mulai tahapan akan dijadwalkan pada akhir bulan Mei, pencoblosan di Minggu ketiga bulan Oktober dan pelantikan di bulan November," ujar Izha Fajri pada Rabu (18/5/2022).

Selain itu pelaksanaan Pilkades serentak butuh sinergis seluruh pihak, hal ini dikarenakan terdapat 55 desa di seluruh Kabupaten Bangka Barat yang akan mengikuti Pilkades.

"Masih menunggu rapat awal dengan seluruh pihak berkepentingan, seperti Kepolisian, Kejaksaan dan berbagai unsur lainnya. Penyelenggaraan Pilkades ini sedikit lebih berat karena dilaksanakan secara serentak, dengan jumlah 55 desa seluruh Bangka Barat," tuturnya.

Lebih lanjut untuk kondisi di Kabupaten Bangka Barat saat ini, setidaknya terdapat 33 desa yang mengalami kekosongan Kades atau hanya diisi oleh PJ Kades.

"Iya 33 desa itu seharusnya telah dilakukan Pilkades pada 2020 kemarin, tapi dibatalkan karena ada instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Instruksi dari kementerian tidak boleh melaksanakan Pilkades, mau tidak mau harus diundur karena Pandemi Covid-19, seminggu sebelum tanggal dimulai kita batalkan karena Covid-19 dan surat dari Mendagri," jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming saat dikonfirmasi membenarkan, mundurnya pelaksanaan Pilkades dikarenakan pihaknya akan menyelenggarakan secara serentak.

"Saya belum dapat laporan resmi dari pihak pemdes, anggaran sudah kita siapkan. Kita berharap dapat segera dilakukan serentak, sambil menunggu semuanya selesai. Kalau kendala gambaran kasarnya, karena ada desa yang belum selesai masa jabatannya jadi kita pengen serentak," ungkap Bong Ming Ming.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved