Berita Pangkalpinang
Gelar Pelatihan Ecoprint, DPD dan DPC Persikindo Ajak UMKM Terus Kreatif
Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia (Persikindo) gelar pelatihan ecoprint kepada 40 pelaku UMKM di Bangka Belitung, Rabu (18/5/2022)
Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Perkumpulan Srikandi Kreatif Indonesia (Persikindo) gelar pelatihan ecoprint kepada 40 pelaku UMKM di Bangka Belitung, Rabu (18/5/2022) di Museum Galeri Ishadi Pangkalpinang.
Kegiatan pelatihan ecoprint yang digelar langsung Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Persikindo yang bekerjasama dengan CSR PT Timah ini menjadi wadah untuk mendukung geliat pertumbuhan UMKM di Bangka Belitung.
Selain itu produk ecoprint yang ramah lingkungan menjadi tujuan untuk bisa memanfatkan bahan alami sekaligus mengembangkan kreativitas peserta dalam memajukan ekonomi.
Kegiatan pelatihan ecoprint ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Bangka Belitung, Yulizar.
Ia turut mengapresiasi kegiatan yang digelar Persikindo untuk membantu UMKM tetap kuat beradaptasi dan tumbuh.
"Kita sangat dukung hadirnya komunitas seperti ini (Persikindo -red) yang mendukung umkm terus tumbuh. Semoga kegiatan ini berjalan pancar dan baik, sehimgga UMKM terus bangkit," ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Ecopriint, Melvina Rusli berharap melalui kegiatan yang digelar dapat menjadi ilmu sekaligus wadah untuk para pelaku UMKM menghasilkan produk.
"Tujuan pelakanaan kegiatan ini untuk mengenalkan produk ecoprint yang ramah lingkungan. Terus hasil produk dari para peserta ini juga akan diikut sertakan dalam fasionshow ladies se Sumbagsel," ujar Melvina.
Sementara itu, Ketua DPD Persekindo Babel, Isnawati Hadi menilai hasil karya ecoprint ini memiliki potensi yang baik untuk menunjang pariwisata di Bangka Belitung, khususnya menjadikan karya ecoprint sebagai souvenir.
"Ecoprint ini memang sudah booming sejak lama diIndonesia, pelatihan yang digelar hari ini dan esok nantinya menjadi wadah untuk UMKM kita bisa mendapatkan ilmu, khususnya yang belum punya usaha sehingga membantu penunjangna ekonomi mereka (UMKM)," kata Isnawati Hadi.
Ia berpesan para peserta yang mengikuti pelatihan ini agar bersunguh-sunguh dan serius sehingga mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
"Dengan adanya pelatihan ini kita Persikindo ini menjadi wadah untuk terus berkomitmen membantu UMKM. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat untuk semua dan bisa menunjang perekonomian dan kita juga berterimakasih kepada PT Timsh yang turut bekerjasama dalam kegiatan ini," ungkapnya.
Ecoprint Produk Ramah Lingkungan
Pembuatan produk ecoprint yang mengunaan bahan baku alami dari alam tanpa bahan kimia menjadikan produk ramah lingkungan.
Diakui Pengrajin Ecoprint sekaligus Narasumber Pelatih Ecoprint, Sekarningrum keungulan dari produk ecoprint menghasilkan karya yang berbeda dan aman digunakan.
Tak hanya itu, proses atau teknik yang dilakukan dalam ecoprint juga terbilang mudah dan praktis. Hanya saja membutuhkan waktu yang terbilang lama.
"Ecoprint ini ada berbagai tahapan, seperti pengukusan, ekosidasi, dan lainnya sehingga memang sampe jadi produk yang siap ini membutuhkan waktu cukup lama, namun hasilnya tidak ada yang sama karena bahannya alami jadi hasil warna pun sebagian tak sama, namun karyanya tetap unik," ungkap Sekarningrum.
Ia menilai, ecoprint menjadi bisnis yang menjanjikan dan berkembang baik di Indonesia, khsusnya di Bangka Belitung.
(Bangkapos.com/Sela Agustika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220518-ecoprint1.jpg)