Breaking News:

Tidak Dibuang, Orang Mesir Kuno Gunakan Roti Berjamur untuk Obat Luka, Ini Alasannya

Meskipun antibiotik baru ditemukan pada abad ke-20, para dokter di zaman Mesir kuno telah menggunakan roti pipih berjamur untuk menyembuhkan luka

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Evan Saputra
Tribun Travel
Ilustrasi orang Mesir Kuno 

BANGKAPOS.COM - Makanan yang berjamur harusnya dibuang agar tak menimbulkan penyakit jika dimakan.

Makanan itu bisa berbahaya yang dapat menimbulkan infeksi / keracunan pasca dikonsumsi.

Makanan yang berjamur biasanya dikarenakan disimpan terlalu lama.

Biasanya jamur suka tumbuh pada roti, keju, nasi, kue, atau makanan kaleng yang sudah dibuka karena dapat memberi nutrisi untuk jamur.

Dilansir dari alodokter, makanan berjamur dapat menimbulkan keluhan seperti demam, nyeri perut dan juga diare.

Meski begitu, tahukah kamu kalau makanan yang telah berjamur digunakan orang pada Mesir Kuno sebagai obat?

Sebelum ada antibiotik, dulu pneumonia dan demam rematik adalah penyakit yang mematikan.

Belum ada pengobatan efektif untuk mengatasi kondisi tubuh seperti diatas.

Dari sinilah, jamur yang tumbuh pada roti digunakan karena mengandung penicillium sebagai obat antibiotik.

Meskipun antibiotik secara resmi baru ditemukan pada abad ke-20, para dokter di zaman Mesir kuno telah menggunakan roti pipih berjamur untuk menyembuhkan luka bernanah.

Dan pengobatan dengan cara seperti itu telah bekerja dengan baik.

Baca juga: Rebus Kulit Petai Selama 15 Menit Lalu Minum Airnya, Jangan Kaget Saat Rasakan Khasiatnya

Baca juga: Konsumsi 3 Buah Ini Sangat Dianjurkan untuk Sembuhkan Diabetes dan Gula Darah, Tips dr Samuel Oetoro

Ilustrasi roti berjamur
Ilustrasi roti berjamur (Tribun Travel)

Penemuan penisilin menjadi penanda awal era antibiotik, seperti melansir American Chemical Society.

Sebelum ada penisilin, rumah sakit penuh dengan orang-orang keracunan darah, hingga infeksi akibat luka goresan dan lain sebagainya.

Antibiotik adalah senyawa yang diproduksi oleh bakteri dan jamur yang mampu membunuh atau menghambat perkembangan mikroba.

Halaman
12
Tags
Roti
Mesir
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved