Breaking News:

Dilantik Jadi Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta Janji Perkuat Hubungan dengan China

Ramos Horta berjanji akan memperkuat hubungan Timor Leste dengan China

Sumber: France24/Valentino Dariel Sousa
Jose Ramos-Horta hari Jumat, (20/5/2022) dilantik sebagai presiden Timor Leste , berjanji untuk memecahkan kebuntuan politik yang berlangsung lama di negara termuda di Asia Tenggara itu saat merayakan ulang tahun kemerdekaannya yang ke-20 

BANGKAPOS.COM - Jose Ramos Horta resmi dilantik menjadi presiden kelima Timor Leste negara, Jumat (20/5/2022).

Dalam pidatonya, Ramos Horta berjanji akan memperkuat persatuan nasional dan mempererat hubungan dengan China

Upacara pelantikan dilaksanakan di ibu kota Dili. Pelantikan presiden berusia 72 tahun itu disambut dengan kembang api dan tembakan meriam tepat sebelum tengah malam. 

Reuters melaporkan bahwa ribuan warga Timor Leste datang ke Dili untuk menyaksikan upacara tersebut.

Baca juga: Bukan Hanya Berhubungan Biologis, Ini yang Diinginkan Suami saat Berduaan Bersama Istri

Baca juga: Aspri ke-27 Ini Bongkar Gaji dari Hotman Paris, Kini Mau Bangun Rumah di Bangka, dari Babel?

Baca juga: Dijenguk Mulan, Maia Estianty yang Lagi Sakit Memaafkan, Al Ghazali Kaget : Cuma Belum Lega Banget

Dalam pidatonya, Ramos Horta mengatakan dia akan mewakili semua orang Timor dan berusaha untuk membangun kembali persatuan nasional pasca perpecahan politik di parlemen.

Ramos Horta juga menegaskan bahwa hubungan dengan negara tetangga seperti Indonesia dan Australia akan tetap menjadi agenda utama negara.

Sejalan dengan itu, Ramos Horta juga berjanji akan memperkuat hubungan Timor Leste dengan China.

"Ini adalah niat kami untuk memperluas kerja sama bilateral dengan China. Terutama di bidang pertanian organik, industri kecil, perdagangan, teknologi baru, energi terbarukan, konektivitas, digitalisasi, kecerdasan buatan dan infrastruktur perkotaan dan pedesaan," ungkap sang penerima hadiah Nobel perdamaian.

Ramos-Horta juga mengatakan akan terus membina hubungan khusus dengan Amerika Serikat, dan mengadvokasi Timor Leste untuk bergabung dengan ASEAN.

Baca juga: Kantor Kedubes Singapura Bakal Didatangi Pendukung Ustaz Abdul Somad, Ini Tuntutannya

Baca juga: Kisah Kevin Hillers Pemain Ikatan Cinta Dirawat RS Akibat Saraf Kejepit, Tetap Syuting Pakai HP

Baca juga: Pemeran Hantu KKN di Desa Penari Dibayar Rp 75 Ribu, Harus Standby 24 Jam

Ramos Horta mengatakan dia akan mendorong ketahanan pangan dan mengusulkan pembentukan dana kopi untuk melindungi petani dari fluktuasi harga global.

Calon presiden Timor Leste Jose Ramos Horta menunjukkan jarinya yang bertinta setelah memberikan suaranya pada putaran kedua pemilihan presiden Timor Leste di Dili, Timor Leste, 19 April 2022.
Calon presiden Timor Leste Jose Ramos Horta menunjukkan jarinya yang bertinta setelah memberikan suaranya pada putaran kedua pemilihan presiden Timor Leste di Dili, Timor Leste, 19 April 2022. (REUTERS/Lirio da Fonseca)

Sebelumnya, Jose Ramos Horta menang telak dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Timor Leste.

Dilansir The Guardian, berdasarkan data dari situs web Sekretariat pada Rabu (20/4/2022), setelah semua surat suara dihitung, José Ramos Horta (72) memperoleh 397.145 suara, atau 62,09 persen melawan petahana Francisco “Lu-Olo” Guterres 242.440, atau 37,91 persen.

Tahun ini Ramos Horta mencalonkan diri dalam pemilihan presiden sebagai calon independen dan didukung oleh partai Kongres Nasional untuk Rekonstruksi Timor (CNRT), yang dipimpin oleh mantan presiden dan perdana menteri Xanana Gusmao.

Kemenangan itu memberi Ramos Horta masa jabatan keduanya.

Ia sempat menjabat sebagai presiden pada periode 2007-2012, serta perdana menteri dan menteri luar negeri.

Tokoh kemerdekaan Timor Leste ini di masa lalu berjuang sebagai juru bicara gerakan gerilya di pengasingan selama pendudukan Indonesia 

(*/Kontan.co.id)

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved