Breaking News:

Berita Bangka Barat

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gelar Pelatihan Kue Tepung Gumak

Kue Tepung Gumak yang berbahan tepung beras, kelapa dan kacang hijau dengan cita rasa yang manis dan tekstur lembut.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Workshop pembuatan kue tepung Gumak, oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat, Jumat (20/5/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat melaksanakan workshop pelatihan pembuatan kue tepung gumak di gedung layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bangka Barat.

Kegiatan ini dilakukan melalui progam Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan.

"Tahun ini dilaksanakan pelatihan pembuatan kuliner khas Bangka Barat khususnya Muntok, yakni Kue Tepung Gumak. Selanjutnya kita akan melakukan hal yang serupa, tapi dengan kuliner yang berbeda menuju masyarakat yang sejahtera," ujar Kepala Bidang Layanan, Kerjasama dan Otomasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat, Erza Fistiawan pada Jumat (20/5/2022).

Erza juga mengungkapkan perpustakaan sekarang bukan hanya sekedar sebagai pusat informasi, namun sudah bertransformasi menjadi tempat atau wadah untuk memberdayakan dan mengembangkan masyarakat.

"Jadi dari kegiatan workshop ini kita berharap melalui kegiatan ini, ada masyarakat yang dapat mengembangkan diri dan melaksanakan kegiatan ini di rumah. Berharap bisa menjadi mata pencarian yang baru, agar dapat meningkatkan taraf hidup mereka nantinya," katanya.

Kue Tepung Gumak yang berbahan tepung beras, kelapa dan kacang hijau dengan cita rasa yang manis dan tekstur lembut kian cocok dinikmati saat waktu santai pagi hari.

Narasumber workshop, Desi mengapresiasi kegiatan pembuatan kue tepung Gumak hingga dapat terus dikembangkan dan dikenal oleh masyarakat.

"Sangat senang dan mengapresiasi kegiatan pelatihan ini karena kue tepung gumak ini, salah satu kue khas Muntok yang sudah sangat jarang diketahui dan di kembangkan. Apalagi untuk generasi anak muda jaman sekarang jadi saya berharap ilmu yang saya bagikan, dapat bermanfaat dan bisa diterapkan ibu-ibu rumah tangga agar dapat berkembang kedepannya," ucap Desi.

Sementara itu peserta workshop, Lidianti mengatakan bersyukur dapat mengikuti kegiatan, hingga dapat menambah wawasan dan keahlian dalam membuat kue.

"Sebagai ibu rumah tangga sangat senang sekali, apalagi bisa mengenal resep-resep baru apalagi kue tepung Gumak. Kebanyakan kita orang Muntok kan juga belum tahu dan banyak manfaatnya juga buat kita, karena bisa berkreasi terus bisa mengolah bahan-bahan kue," ungkap Lidianti.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved