Breaking News:

Inilah Kondisi Terkini Tempat Tragedi Maut Jemaah Haji Meninggal Dunia di Terowongan Mina Arab Saudi

Iniah kondisi terkini tempat tragedi maut jemaah haji meninggal dunia di terowongan Mina, Arab Saudi pada Tahun 1990 silam.

Penulis: Widodo | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
YouTube Alman Mulyana
Alman Mulyana menunjukan tempat tragedi maut jemaah haji meninggal dunia di terowongan Mina, Arab Saudi. 

BANGKAPOS.COM -- Iniah kondiasi terkini tempat tragedi maut jemaah haji meninggal dunia di terowongan Mina, Arab Saudi pada Tahun 1990 silam.

Mungkin sebagian orang sudah tidak asing lagi dengan tragedi maut yang terjadi di terowongan mina, Arab Saudi ini. 

Dalam sebuah kesempatan, salah seorang TKI sekaligus Youtuber, Alman Mulyana mengunjungi tempat tragedi terowongan Mina baru-baru ini. 

Hal itu sebagaimana dilansir oleh Bangkapos.com dalam video di kanal YouTube-nya yang diunggah baru ini, Jumat (20/5/2022).

"Di sini pernah kejadian maut tahun 1990, orang Indonesia banyak banget korbannya," kata Alman sembari memperlihatkan ke arah terowongan.

Baca juga: 2 Doa Singkat tapi Manfaatnya Dahsyat, Allah Kabulkan Permintaan Hambanya Hingga Dirindukan Surga

Baca juga: Dijenguk Mulan, Maia Estianty yang Lagi Sakit Memaafkan, Al Ghazali Kaget : Cuma Belum Lega Banget

Baca juga: Bukan Hanya Berhubungan Biologis, Ini yang Diinginkan Suami saat Berduaan Bersama Istri

Baca juga: Kebohongan Presiden Zelensky Terungkap Setelah Petempur Ukraina di Azovstal Menyerah

Baca juga: Inilah Kesalahan Pria Saat Berhubungan Biologis Kata dr Dina Oktaviani

"Saya doakan khususnya jemaah  haji orang Indonesia yang meninggal di sini semoga husnul khotimah dan masuk ke surga firdaus tanpa hisab," ujar Alman.

Sebagaimana diketahui melansir dari Kompas.com, saat itu, lebih dari 1.000 jemaah menjadi korban meninggal dunia karena desakan yang terjadi terowongan ini.

Dari ribuan korban, lebih dari 600 orang di antaranya merupakan jemaah haji asal Indoensia.

Struktur penghubung ini dibangun sepanjang 550 meter dengan lebar 18 meter dan berfungsi sebagai jalur khusus bagi para jemaah yang akan melaksanakan lempar jumrah.

Hal ini kemudian diperparah dengan matinya kipas angin dan blower di dalam terowongan.

Kipas angin yang berfungsi mengalirkan oksigen mati, dan mengakibatkan udara di dalam terowongan pengap.

Akibatnya, para jemaah merasa sesak napas dan kepanasan. Oleh karena itu, mereka yang berada di dalam kemudian panik dan bergegas keluar dari terowongan.

Para jemaah datang dari dua arah, berdesak-desakan hingga menarik dan menginjak orang lain.

Baca juga: Dahsyatnya Doa Pendek ini, Dapat Mendatangkan Harta Sebumi Ilmu Selangit, DIamalkan Yuk

Baca juga: Zadira, Senjata Laser Terbaru Rusia, Si Penghancur Sasaran Hingga Radius 5 Km

Baca juga: Hercules, Eks Preman Tanah Abang yang Kini Akan Jalankan Tambang Timah di Babel, ini Kekayaannya

Baca juga: 6 BACAAN Doa Saat Terlilit Utang hingga Doa Minta Dibukakan Pintu Rezeki

Baca juga: Wulan Guritno Ungkap Rahasia Awet Mudanya hingga Punya Body Bagus, Ternyata Selalu Lakukan 2 Hal Ini

Tragedi ini menyebabkan 1.426 jemaah meninggal dunia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved