Breaking News:

Diane de Poitiers, Gundik Raja Prancis yang Mayatnya 'Dinodai' dan Dibuang ke Kuburan Massal

Bagi Diane memiliki anak-anak adalah hal yang sangat penting, sehingga dia rutin menyeret Henry ke kamar Catherine untuk berhubungan badan....

intisari
Kisah Diane de Poitiers (ilustrasi). 

BANGKAPOS.COM -- Diana de Poitiers, gundik Raja Prancis yang mayatnya 'dinodai' saat revolusi Prancis.

Seperti diketahui, Ke rajaan Prancis memiliki gundik yang tak terhitung jumlahnya selama berabad-abad, namun ada yang berbeda dari kisah Diane de Poitiers.

Wanita bangsawan abad keenam belas ini bukan hanya pendamping setia raja, tetapi juga mapan dengan haknya sendiri.

Diane lahir pada 9 Januari 1500 dari seorang bangsawan Prancis.

Pada tahun 1515, ketika baru berusia lima belas tahun, ia menikahi Louis de Breze yang berusia 39 tahun lebih tua dari Diane.

Baca juga: 6 Doa Dahsyat yang Dapat Dipanjatkan Setelah Salat Subuh agar Rejeki Berlimpah

Baca juga: Catat, Ini Kata-kata yang Jangan Asal Diucap Saat Berkunjung ke Brunei Darussalam

Baca juga: Enggak Perlu Repot-repot Bakar Bawang Putih, Ini Resep Kuat Berhubungan Suami Istri dari dr Dina

Baca juga: Inilah Sosok Mantan Pacar Kahiyang Ayu, Gagah Pakai Seragam Dinas dan Kini Punya Karier Mentereng

Baca juga: Tinggal di Indonesia 5 Tahun, WNA Bos Real Estate Ini Cari Istri Hanya untuk Habiskan Uangnya

Baca juga: Kondisi Terkini Kiwil Bikin Sang Istri Menangis, Venti: Mas Kiwil Udah Gak Bisa Ngapa-Ngapain

Mereka memiliki dua putri yang lahir tahun 1518 dan 1521.

Kisah Diane de Poitiers (ilustrasi).
Kisah Diane de Poitiers (ilustrasi). (intisari)

Dia memulai karir di istana sebagai dayang Ratu Claude dari Prancis, dan setelah Ratu meninggal, dia melayani Louise dari Savoy (ibu dari Raja) dan kemudian Ratu Eleanor dari Austria, juga.

De Breze meninggal pada tahun 1531 dan Dianes akan mengenakan pakaian hitam selama sisa hidupnya.

Sementara itu, Pangeran Francis, Dauphin, dan Pangeran Henry menghabiskan empat tahun di Spanyol sebagai sandera.

Francis meninggal sebelum naik takhta.

Hal itu membuat Henry harus mewarisi takhta setelah kematian ayahnya.

Pada tahun 1533, Henry menikah dengan Catherine de Medici dari Italia.

Dan pada tahun 1534, Henry mulai menjalin hubungan dengan Diane sebagai gundiknya yang cerdas.

Baca juga: Luna Maya Tak Malu Akui Sampai Kentut-kentut Gegara Suhu di Amerika yang Kerap Berubah Drastis

Baca juga: INGAT Bukan Langsung Diajak Main, Ini Cara Terbaik Agar Istri Mau Layani Suami Berhubungan Biologis

Baca juga: Inilah Kesalahan Pria Saat Berhubungan Biologis Kata dr Dina Oktaviani

Baca juga: 6 BACAAN Doa Saat Terlilit Utang hingga Doa Minta Dibukakan Pintu Rezeki

Baca juga: 12 Bacaan Doa Paling Dahsyat Dalam Al Quran, Termasuk Mendatangkan Harta Sebumi Ilmu Selangit

Catherine juga cerdas, namun pernikahan mereka hanyalah pernikahan politis tanpa dasar cinta.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved