Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Komisi I DPRD Babel Masih Tahap Persiapan Fit dan Propert Test Seleksi Komisioner Informasi

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Bangka Belitung (Babel), Nicko Plamonia Utama baru menerima 10 nama calon komisioner Informasi.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Bangka Belitung (Babel), Nicko Plamonia Utama  

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Bangka Belitung (Babel), Nicko Plamonia Utama baru menerima 10 nama calon komisioner Informasi (KI) Daerah Bangka Belitung (Babel) pada hari ini, Senin (23/5/2022). 

10 orang ini akan menjalani fit dan propert test di Komisi I DPRD Babel, untuk dilantik sebanyak 5 anggota KI nantinya. 

"Kami sudah terima namanya secara resmi, baru pagi tadi. Nanti 10 nama itu akan dirangking dan 1-5 nama teratas itu akan dilantik jadi komisioner," kata Nicko saat ditemui bangkapos.com di ruang kerjanya. 

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan Komisi I DPRD Babel sedang dalam tahap persiapan untuk melaksanakan fit dan propert test. 

"Iya baru persiapan, surat ini dibawa ke Banmus, nanti akan dijadwal waktu fit dan propert test. Sistem fit dan propert tes juga bagaimana, harus jelas aturan mainnya,"ungkap Nicko.

Pihaknya masih mempelajari mekanisme dari pelaksanaan fit dan propert test yang akan digelar nantinya. 

Pasalnya pemilihan KID ini berbeda dengan seleksi dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bangka Belitung yang baru dilantik beberapa waktu lalu. 

"Proses fit dan propert test kita pelajari dari KI Daerah DKI Jakarta, kita pelajari dari luar," katanya. 

Menurutnya, tugas dari Komisioner Informasi (KI) Daerah ini bisa mematikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan informasi hingga pelosok-pelosok desa. 

"Mereka harus yang paham komunikasi, pertama targetnya provinsi kita yang tadinya tidak informatif menjadi informatif, target kita tahun depan menjadi sangat informatif. Lalu keterbukaan informasi publik tidak hanya provinsi, kalau bisa sampai ke desa-desa, untuk memastikan semua bisa mendapat data publik," tegas Nicko.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved