Breaking News:

Bikin Gempar, Laboratorium Virus Berbahaya Dikabarkan Ada di Jakarta, Ini Faktanya

Terpantau, terdapat Gedung Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes RI di jalan tersebut. Di dalam gedung itu, terdapat pula Ditjen P2P ...

WIKIMEDIA COMMONS/Daktaridudu
Ilustrasi kutu Haemaphyalis, salah satu kutu pembawa virus tick-borne yang menyebabkan Severe Fever with Thrombocytopenia Syndrome (SFTS). Baru-baru ini infeksi virus dari kutu ini menyebabkan sejumlah warga China mengalami demam parah. 

BANGKAPOS.COM --  Media resmi pemerintah Rusia Sputnik menuding adanya laboratorium biologis berbahaya milik Naval Medical Research Unit Two (NAMRU-2), angkatan laut Amerika Serikat (AS) di Indonesia.

Adapun labortorium itu disebut berada di Jakarta.

Laboratorium yang menjadi fasilitas bioresearch, menyimpan patogen dan virus berbahaya itu tepatnya berada di perkampungan padat di Jalan Percetakan Negara No.29, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Namun, pantauan Tribun Network dari lokasi, jalan tersebut bukan merupakan bangunan berupa rumah remang-remang di perkampungan padat dan jalan sempit.

Jalan tersebut merupakan jalan raya dua arah yang besar.

Baca juga: Cerai dengan Ahok, Veronica Tan Kini Hidup di Rumah Mewah dan Megah, Bisa untuk Main Sepak Bola

Baca juga: Nassar KDI Mendadak Lamar Janda Tajir Artis Terkenal ini, Disebut Lebih Kaya dari Muzdalifah

Baca juga: Seminggu Dinikahi Kakek Sondani, Fia si ABG Cantik Terima Perlakuan Begini Saat Bulan Madu Naik Bus

Baca juga: Cara Terbaik dan Mudah Membuat Istri Tetap Bergairah Layani Suami Hubungan Biologis di Usia Tua

Baca juga: Menikahi Janda, Malam Pertama Ditolak Alasan Lelah, Keesokan Harinya Sang Suami Berakhir Merana

Baca juga: 6 Doa Dahsyat yang Dapat Dipanjatkan Setelah Salat Subuh agar Rejeki Berlimpah

Terpantau, terdapat Gedung Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes RI di jalan tersebut.

Di dalam gedung itu, terdapat pula Ditjen P2P Balitbangkes Kemenkes RI.

Laboratorium NAMRU-2 sendiri disebut berada di kompleks bangunan tersebut.

Di jalan itu terdapat pula Rumah Tahanan (Rutan) Salemba dan Gedung Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Jauh dari lokasi itu tepatnya di Jalan Percetakan Negara No.23, Johar Baru, Jakarta Pusat terdapat pula Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sri Oemijati.

Namun, Tribun Network tidak mendapatkan akses masuk ke dalam laboratorium tersebut.

Selain itu, informasi soal adanya laboratorium NAMRU-2 juga terbatas.

Tribun Network sudah mengkonfirmasi ke sejumlah pejabat terkait keberadaan laboratorium itu, namun hasil yang didapat nol besar.

Baca juga: Help Teriakan Terakhir Putra Sulung Ridwan Kamil Sebelum Terseret Arus dan Hilang di Sungai Aare

Baca juga: Heboh, Luna Maya Kencan Bareng Siwon Super Junior di Seoul: Semakin Dekat Jalan Menuju Namjoon

Baca juga: Doa Nabi Muhammad saat Dilanda Amarah Termasuk Mohon Perlindungan Kepada Allah

Baca juga: 5 Bacaan Doa Agar Terlihat Cantik dan Bercahaya, Aura Wajah Terpancar Setiap Hari

Baca juga: 6 BACAAN Doa Saat Terlilit Utang hingga Doa Minta Dibukakan Pintu Rezeki

Camat Johar Baru, Nurhelmi Savitri mengaku tidak mengetahui terkait laboratorium virus berbahaya tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved