Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Bank Sumsel Babel Telah Salurkan KUR Senilai Rp117 Miliar, Ini yang jadi Sektor Unggulan

Selama tahun 2022 Bank Sumsel Babel telah menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebanyak Rp117 Miliar hingga 30 Mei kemarin.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Bank SumselBabel di Jalan Jenderal Sudirman Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Selama tahun 2022 Bank Sumsel Babel telah menyalurkan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebanyak Rp117 Miliar hingga 30 Mei kemarin.

Setelah sebelumnya Bank Sumsel Babel juga berhasil menyabet KUR Award 2021 penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang bertujuan untuk dapat meningkatkan kinerja dan capaian dalam program KUR sehingga UMKM dapat lebih maju lagi dan berdaya saing tinggi serta naik kelas.

Bank Sumsel Babel berhasil memperoleh penghargaan sebagai nominator penyalur KUR Terbaik Tahun 2021 Kategori Bank Daerah setelah melewati 4 tahapan proses penilaian dari tahap pengisian kuesioner sampai dengan tahap wawancara. 

Baca juga: Sembilan Calhaj Bangka Belitung Batal Berangkat, Digantikan Nomor Teratas Daftar Cadangan

Baca juga: Belum Lama Keluar Penjara, Edar Sabu, Residivis Ini Kembali Ditangkap Tim Cheetah Bangka Selatan

Manager Bisnis Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang Santoso menyebut, program KUR ini juga mampu meningkatkan produktivitas dan kapabilitas pengusaha, terutama pada masa pasca pandemi ini.

"Hingga 30 Mei kemarin Bank Sumsel Babel sudah menyalurkan total Rp117 miliar untuk penyaluran KUR, untuk sektor unggulan penyaluran KUR itu pada sektor pertanian dan industri rumah tangga," kata Santoso kepada Bangkapos.com, Rabu (1/6/2022).

Menurutnya, kemudahan penyaluran KUR sudah dilakukan agar para UMKM dapat mudah mendapatkan bantuan permodalan.

"Kita berikan kemudahan tapi tentunya ada syarat-syaratnya juga tapi secara ringkasnya memang seperti KTP, surat keterangan berusaha, yang pasti harus ada usahanya dulu," sebutnya.

Sementara syarat KUR secara umum kata Santoso yang pasti memiliki usaha, dan yang paling pasti tidak ada pinjaman ditempat lain.

"Kita sifatnya membantu pembangunan daerah, motto kita tetap kita jalankan selain mendukung program pemerintah kita juga sebagai agen development pembangunan daerah," jelasnya.

"Jumlah yang kita salurkan yang pasti disesuaikan dengan kebutuhan, kalau untuk KUR dikita limitnya memang dari Rp1 juta hingga Rp500 juta, dengan bunga yang masih 6 persen," bebernya.

Baca juga: Pamit kepada Para Pegawai dan Masyarakat, Herry Erfian Lepaskan Jabatan Wakil Bupati Bangka Tengah

Baca juga: Okupansi Hotel di Pangkalpinang Belum Signifikan,Event Pemerintah Jadi Pendongkrak Bisnis Perhotelan

Dia menyebut, pihaknya akan terus mensuport penyaluran KUR baik untuk program pemerintah pusat maupun UMKM pribadi.

"Kita pasti akan tetap suport dan bantu, baik itu program pemerintah pusat maupun program kita sendiri untuk membantu masyarakat kita mengembangkan usahanya terutama UMKM," jelas Santoso.

Dia berharap kedepan akan lebih banyak lagi pelaku usaha yang bisa memanfatkan KUR utnuk bantuan usaha permodalannya.

"Memang kendala yang biasanya terjadi itu nasabahnya sudah melakukan pinjaman ditempat lain itu tidak bisa diproses. Tapi kami berharap kedepanya ini akan lebih banyak lagi UMKM yang memanfaatkan KUR karena sayang sekali kalau dilewatkan bunganya sangat kecil," ungkap Santoso.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved