Breaking News:

Berita Kriminalitas

Tim Naga Tangkap Kakak Adik Usai Keroyok dan Bacok Seorang Pria, Satu Pelaku Masih dalam Pengejaran

Dalam penangkapannya, Ketua Tim Buser Naga, Aipda Rudi Kiai, mengatakan, kakak adik itu berhasil ditangkap.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Novita
Ist/Dokumentasi Polres Pangkalpinang
Dede dan Tamimi yang diamankan Polres Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kakak beradik, Dede (43) dan Tamimi (25), kini hanya bisa menyesali perbuatannya di dalam jeruji besi, usai tim Buser Naga Sat Reskrim Polres Pangkalpinang berhasil membekuk keduanya atas tindak pidana penganiayaan.

Keduanya ditangkap pada Rabu (1/6/2022) di kawasan Bukit Tani sekitar pukul 21.45 WIB, usai melakukan pengeroyokan serta membacok Irwan Jaya di Jalan Kejaksaan pada Minggu (22/05/2022) lalu.

Akibatnya, Irwan Jaya mengalami sejumlah luka parah di bagian kepala serta sekujur tubuhnya jmemar, akibat dihantam menggunakan benda tumpul dan tajam.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, saat dikonfirmasi membenarkan pelaku pembacokan disertai pengeroyokan berhasil ditangkap oleh Tim Buser Naga.

"Sudah ditangkap dua pelaku dan sebilah parang sebagai barang bukti. Sudah dibawa ke Polres Pangkalpinang untuk dilakukan pemeriksaan. Akibat peristiwa ini, korban mengalami luka berat pada bagian kepala, serta beberapa bagian tubuh korban terdapat luka memar," beber Adi Putra, Jumat (3/6/2022).

Dalam penangkapannya, Ketua Tim Buser Naga, Aipda Rudi Kiai, mengatakan, kakak adik itu berhasil ditangkap. Sedangkan satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

"Saat anggota ke rumah Dede di Bukit Tani, tim langsung menyebar. Lalu pelaku ini sedang tidur dan tidak tahu kedatangan polisi," kata Rudi Kiai.

Saat digeledah, Tim Buser Naga berhasil menemukan barang bukti senjata tajam berupa parang, yang disimpan di rak penyimpanan barang bekas yang sempat digunakan pelaku untuk membacok korban.

Selain itu, saat diinterogasi, terungkap alasan para pelaku gelap mata hingga melakukan pengeroyokan terhadap korban, hanya dikarenakan korban sering usil terhadap para pelaku.

"Dia resek orangnya, kami pukul bertiga, saya, Tamimi dan TY. Parang yang digunakan untuk membacok itu parang saya," kata Dede kepada tim Buser Naga.

Berhasil menangkap Dede anggota pun tak butuh waktu lama saat meringkus sang adik yang baru pulang mencari makan, dan langsung dibawa ke Polres Pangkalpinang guna penyelidikan lebih lanjut. ( Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved