Breaking News:

Ekspor CPO Belum Bisa Dilakukan, Harga TBS Kelapa Sawit Masih Murah

Bahkan hanya beberapa hari saja naik di kisaran Rp2.440 per kg TBS, setelah itu cenderung menurunkan kembali, meskipun kran ekspor CPO dan turunannya.

bangkapos.com
Truk pengangkut hasil panen TBS kelapa sawit sedang mengisi muatan hasil panen kelapa sawit rakyat di Bokor. (Bangkapos.com/Edwardi) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perkembangan harga jual TBS kelapa sawit di tingkat perusahaan pabrik kelapa sawit (PKS), di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka belitung ( Babel ), sempat mengalami kenaikan sedikit demi sedikit, pasca dibukanya kran ekspor CPO dan turunannya mulai Senin (23/5/2022).

Seperti di PT GCM Desa Tiang Tara Kecamatan Bakam di Kabupaten Bangka memang sempat mengalami kenaikan sedikit demi sedikit, mulai Rp2.200-2.270 per kg.

Sebelum dibuka kran ekspor, harga TBS kelapa sawit, bahkan hanya Rp1.600-Rp1.700 per kg.

Kemudian perkembangan harga, Selasa (24/5/2022) naik lagi menjadi Rp2.370 per kg TBS, bahkan Sabtu (28/5/2022) menjadi Rp2.440 per kg TBS ( harga tertinggi).

Harga sempat stagnan, hingga Kamis (2/6/2022), harga TBS kelapa sawit di PT GCM mulai menurun menjadi Rp2.290 per kg TBS, lalu Jumat (3/6/2022) turun lagi jadi Rp2.220 per kg, lalu Sabtu (4/6/2022) turun lagi jadi Rp2.160 per kg.

Baca juga: INGAT! Karyawan Kontrak atau PKWT Berhak Dapat Uang Kompensasi, Segini Besaran dan Ketentuannya

Baca juga: Penyebab Gibran Murka, Dua CPNS Solo yang Mengundurkan Diri Ternyata Diterima Kerja di Tempat Lain

Baca juga: Video Bahayanya Main HP di Laut Viral Usai 2 PNS Tersambar Petir Saat Mancing di Bangka Barat

Baca juga: Bukan Karena Cantik, Inilah Alasan Pria Arab Saudi Pilih Wanita Indonesia Sebagai Pasangan Hidup

Baca juga: 5 Bacaan Doa Agar Terlihat Cantik dan Bercahaya, Aura Wajah Terpancar Setiap Hari

Dan terhitung hari ini, Minggu (5/6/2022), harga TBS kelapa sawit hanya Rp2.210 per kg TBS.

Petani Dusun Bokor Desa Air Duren Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka sedang memanen TBS kelapa sawit.
Petani Dusun Bokor Desa Air Duren Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka sedang memanen TBS kelapa sawit. (bangkapos.com/edwardi)

Menanggapi fluktuasi harga TBS kelapa sawit rakyat tingkat perusahaan PKS saat ini yang cenderung stabil murah atau belum kembali naik di atas harga normal Rp3.000 an per kg TBS, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Bangka, Jamaludin alias Tipek mengaku ikut bingung melihat harga TBS kelapa sawit rakyat di perusahaan PKS belum juga naik signifikan, hanya di kisaran Rp2.200-2.440 per kg.

"Bahkan hanya beberapa hari saja naik di kisaran Rp2.440 per kg TBS, setelah itu cenderung menurunkan kembali, meskipun kran ekspor CPO dan turunannya sudah dibuka sejak Senin (23/5/2022) lalu," kata Jamaludin, Minggu (5/6/2022).

Diakuinya, kondisi harga TBS kelapa sawit yang belum juga membaik hingga saat ini cukup mengkhawatirkan para petani kelapa sawit rakyat.

"Kami perkirakan semakin lama akan semakin anjlok lagi harga TBS kelapa sawit ini, karena saya dapat info hingga saat ini perusahaan PKS di Indonesia belum ada yang bisa meng ekspor CPO dan minyak goreng ke luar negeri," ujar Jamaludin.

Diungkapkannya, dari informasi para pengusaha perusahaan PKS, bahwa mereka masih kesulitan mengurus atau mendapat izin administrasi untuk ekspor CPO ke luar negeri, karena belum mendapatkan izin dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI.

"Apabila perusahaan PKS tetap kesulitan dapat izin ekspor CPO, maka sangat membahayakan karena tanki CPO semakin penuh, sehingga perusahaan PKS dikhawatirkan semakin menurunkan harga TBS, bahkan ada kemungkinan stop membeli TBS kelapa sawit rakyat," imbuh Jamaludin.

Baca juga: Rahasia Turunnya Surat Istimewa Ad Dhuha & Al Insyirah Berawal dari Kisah Haru Nabi Muhammad SAW ini

Baca juga: Gibran Sampai Murka, 2 CPNS di Solo Mengundurkan Diri: Kurang Ajar, Kalau Mau Kaya Jadi Pengusaha!

Baca juga: Ternyata Bukan Tiket Masuk Borobudur yang Naik, Tapi Tiket Naik ke Atas Dinaikkan Jadi Rp750 Ribu

Baca juga: Dahsyatnya Doa Pendek ini, Dapat Mendatangkan Harta Sebumi Ilmu Selangit, DIamalkan Yuk

Baca juga: 12 Bacaan Doa Paling Dahsyat Dalam Al Quran, Termasuk Mendatangkan Harta Sebumi Ilmu Selangit

Bila kondisi ini semakin lama terjadi dikhawatirkan para petani kelapa sawit rakyat akan mati pelan-pelan, karena harga beli pupuk nonsubsidi, racun rumput dan sarana produksi kebun lainnya terus naik harganya.

"Kita juga bingung dengan cara berpikir pemerintah saat ini, padahal pajak pungutan ekspor (PE) dan pajak bea keluar untuk CPO ini sudah dinaikkan, namun kenyataannya perusahaan PKS tetap belum bisa meng ekspor CPO dan turunannya," tukas Jamaludin.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved