Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BMKG Ingatkan Kilat dan Petir Berpotensi Tinggi Terjadi Siang Hari

Sesuai informasi dari stasiun klimatologi Bangka Tengah, Pancaroba berakhir pada Dasarian 2 atau Dasarian 3 Juni 2022.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Tedja Pramana
bangkapos.com/agus nuryadhyn
Kasi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi kelas 1 Pangkalpinang, Kurniaji. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Langit mendung disertai hujan kerap melanda pulau Bangka beberapa hari terakhir ini.

Hal ini akan kerap terjadi pada musim pancaroba menuju musim kemarau yang diperkirakan masuk pada awal Juli 2022 mendatang.

Sesuai informasi dari stasiun klimatologi Bangka Tengah, Pancaroba berakhir pada Dasarian 2 atau Dasarian 3 Juni 2022.

Pada musim saat ini, masyarakat perlu waspada, pasalnya potensi kilat dan petir juga akan kerap terjadi.

Seksi data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang, Kurniaji mengatakan kilat dan petir akan dominan terjadi di daerah daratan pada waktu tertentu.

"Kita masih di pancaroba maka potensi cuaca ekstrim seperti kilat dan petir masih cukup tinggi. Potensinya sama besar baik daratan maupun perairan. Tapi umumnya untuk siang hingga sore hari lebih tinggi potensinya terjadi di daratan," ujar Kurniaji, Senin (6/6/2022).

Lebih lanjut, dia berharap agar masyarakat tetap waspada saat menjalankan aktivitas di luar ruangan.

"Himbauan untuk menghadapi cuaca di periode pancaroba selalu pantau informasi cuaca terutama produk nowcasting sehingga lebih up to date trhadap kondisi cuaca yg akan terjadi 1-3 jam ke depan,

Tidak keluar rumah jika sudah melihat kondisi cuaca yang kurang bersahabat seperti langin mendung gelap dan terpaan angin yang cukup kencang,

Serta tetap pastikan atribut musim penghujan tersedia dan dalam kondisi siap pakai baik di kendaraan maupun di rumah," sarannya.

Dia menambahkan BMKG Pangkalpinang selalu menyiapkan dan menyebarluaskan informasi prakiraan cuaca rutin per 3 jam skala kecamatan, agar masyarakat bisa terus waspada.

"Tidak hanya itu, BMKG menyebarluaskan informasi Peringatan Dini Cuaca Ekstrim (PDCE) berupa informasi prakicu jangka pendek 1-2 jam ke depan ketika ada potensi cuaca ekstrim yang akan terjadi," katanya.

Semua informasi tersebut dikemas dan kami share di berbagai sosmed yg kami kelola saat ini, termasuk di dalam website kami babel.bmkg.go.id dan website MHEWS (Multi Hazard Early Warning System) BMKG provinsi: http://mhews.bmkg.go.id/bangka-belitung-forecast.

"Kami live interview setiap jam 8.45 WIB di salah satu radio khususnya bagi kelompok masyarakat yg lebih prefer voice message ketimbang informasi dalam bentuk gambar. Tidak lupa juga kerjasama antara BMKG dengan perusahaan media cetak seperti Bangka Pos yang juga sangat aktif dalam membantu kami menyebarluaskan informasi cuaca secara khusus kepada masyarakat," katanya.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved