Breaking News:

Militer dan Kepolisian

Inilah Lima Pesawat Militer ‘Usang’ Milik NATO dan Soviet yang Masih Diminati dan Diperjualbelikan

Negara-negara berkembang ini tidak hanya membeli pesawat untuk tujuan militer, tetapi untuk kemajuan ekonomi

Editor: Iwan Satriawan
Sputnik
Jet tempur MiG-29 

BANGKAPOS.COM-Pasca usainya Perang Dunia II, negara-negara berkembang telah lama terlibat dalam perdagangan senjata.

Menurut Studi Soviet, antara tahun 1968 dan 1978, nilai senjata yang dibeli bahkan meroket hingga $16 miliar.

Semakin kompleks ketika negara-negara yang awalnya diklasifikasikan sebagai ‘dunia ketiga’ mulai berpartisipasi.

Negara-negara berkembang ini tidak hanya membeli pesawat untuk tujuan militer, tetapi untuk kemajuan ekonomi.

Itu berarti, menggunakan transfer senjata untuk menegakkan dan mencapai tujuan kebijakan tertanam dalam perdagangan senjata.

Apalagi seperti sekarang ini, negara-negara berkembang terus menuntut intervensi militeristik dari sistem internasional.

Namun, mengingat hambatan ekonomi dan politik dari negara-negara ‘kurang beruntung’ ini, sumber transfer seperti Rusia dan anggota NATO terus memasok senjata usang tetapi masih diminati, terutama pesawat militer.

Berikut ini pesawat-pesawat jenis paling terkenal yang masih dioperasikan oleh negara-negara berkembang.

1. MiG-29

MiG-29
MiG-29 (KCNA via Sosok.ID)

Mikoyan MiG-29, sebuah pesawat jet tempur dengan desain mesin kembar, merupakan produk dari Uni Soviet.

Jet tempur ini dikembangkan pada awalnya pada tahun 70-an untuk melawan F-15 Eagle dan F-16 Fighting Falcon dari AS.

Bulgaria, menurut laporan tahun 2015 dari EU Inside, tetap menjadi ekonomi berkembang di tengah-tengah tetangganya yang lebih maju.

Menurut pers Jerman "Deutsche Welle," Bulgaria bergantung pada pesawat untuk kewajiban anggota NATO mereka.

Namun, pada tahun 2016, pilot mulai menyerukan boikot pelatihan pesawat, dengan alasan masalah keamanan tentang desain jet yang menua.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved