Breaking News:

Berita Bangka Barat

Kemenkumham Babel Ajak Masyarakat di Babar untuk Daftarkan Hak Cipta Karya Seni dan Ekonomi Kreatif

Ia menyarankan kepada pelaku ekonomi kreatif agar segera mendaftarkan hasil karya ke pihak.

Penulis: Yuranda | Editor: Novita
Bangkapos.com/Yuranda
Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Kanwil Kemenkumham Babel, Eva Gantini, didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Barat, Bambang Haryo Suseno. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Bangka Belitung, mengajak masyarakat Bangka Barat, terutama, pelaku ekonomi kreatif untuk mengklaim hak ciptanya.

Hal itu disampaikan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Kanwil Kemenkumham Babel, Eva Gantini, usai menggelar kegiatan Promosi dan Diseminasi Hak Cipta Tahun 2022 di Hotel Pasadena, Muntok, Bangka Barat, Selasa (7/6/2022).

Tujuan kegiatan ini ingin menyadarkan, menggali potensi-potensi teman-teman pelaku ekonomi kreatif untuk membuat hak cipta berupa seni, puisi, tarian dan lagu serta lainnya, agar tidak diplagiat oknum tidak bertanggungjawab.

"Kami juga menggandeng Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk ikut mendorong kesadaran masyarakat terutama pelaku ekonomi kreatif, untuk mendaftarkan kekayaan intelektual mereka agar dilindungi," kata Eva.

Ditakutkan, hasil karya intelektual dicuri oleh pihak-pihak lain yang tidak bertanggung jawab, lantaran sudah banyak terjadi masalah-masalah kasus hak cipta yang diambil oleh orang lain.

"Kalau sudah diambil orang sementara belum mendaftar hak cipta ke kami. Penciptanya hanya gigit jari. Tidak menikmati royalti dari hasil ciptaannya, ini yang ingin kami sampaikan agar masyarakat sadar," ujarnya.

Ia menyarankan kepada pelaku ekonomi kreatif agar segera mendaftarkan hasil karya ke pihak. Untuk biaya se-Indonesia semua sama tidak terlalu mahal, hanya membayar untuk negara saja.

Seperti karya lagu, bagi pelaku ekonomi kreatif hanya mendaftarkan baitnya. Kemudian, nadanya itu sudah bisa menjadi hak cipta penciptanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Barat, Bambang Haryo Suseno, mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan 10 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di ekonomi kreatif untuk didaftarkan hak ciptanya.

"10 UMKM ekonomi kreatif tahun ini akan kami fasilitas untuk mendaftar hasil karyanya menjadi hak cipta mereka. Sementara di tahun kemarin, ada 13 lagu yang rilis namun belum didaftarkan hak ciptanya hanya mitra dengan Dewan kesenian provinsi Babel," kata Bambang.

Ke depannya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Babar akan upaya untuk menumbuh kembangkan kreativitas dan ada yang sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu.

"Benar yang disampaikan oleh Ibu Eva tadi. Hasil karya kita segera kita daftar supaya tidak ada plagiat. Ini sangat penting untuk dikemudian hari kami akan daftarkan sehingga tidak merugikan para pelaku ekonomi kreatif, musisi, seniman dan lainnya," ucapnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved