Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Potensi Keuntungan Tinggi Jadi Daya Tarik Ikut Bisnis Trading, Ini Tips Bagi Pemula untuk Investasi

Bisnis Trading merupakan aktivitas ekonomi yang diharapkan trader dapat memperoleh keuntungan dalam jangka waktu singkat.

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Istimewa
Dosen Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomi, UBB, Devi Valeriani 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bisnis Trading merupakan aktivitas ekonomi yang diharapkan trader dapat memperoleh keuntungan dalam jangka waktu singkat.

Bisnis Trading dianggap sebagai sebuah investasi yang menjanjikan. 

Dekan Fakultas Ekonomi, sekaligus Dosen Ekonomi Universitas Bangka Belitung (UBB), Devi Valeriani menilai maraknya bisnis trading juga merupakan dampak dari adanya pandemi Covid 19, di mana bisnis ini dianggap sebagai alternatif investasi yang bisa dikerjakan dari rumah dengan menggunakan gadget dan koneksi internet. 

Banyak orang yang menjadi trader atau investor yang meraup keuntungan.

Baca juga: Buron 4 Bulan Usai Curi Barang Korban Kecelakaan di Bangka Barat, Pria Ini Diciduk saat Jaga Malam

Baca juga: Terjerat Kasus Korupsi Jalan, Sapriadi Didakwa Perkaya Diri, Direktur CV Hijrah dan Alpa Novel

Bahkan disinyalir para trader ada yang mengklaim bahwa mereka mampu meraup untung lebih dari 20 % dalam sehari.

Hal ini dikarenakan peluang return di trading sangat besar. 

Kegiatan trading menjadi aktivitas yang menarik, dengan potensi keuntungan yang cukup menjanjikan.

Dengan waktu fleksibel dan potensi keuntungan tinggi, membuat masyarakat tertarik serta berlomba-lomba untuk melakukan trading

"Seiring perkembangan teknologi, banyak informasi dan akses yang mudah untuk mempelajari trading tersebut. Namun kemudahan teknologi harus diwaspadai dalam memahami trading. Karena masih banyak masyarakat yang menjadi sasaran kejahatan trading online," ungkap Devi.

Ia mengingatkan, sebelum memulai trading penting untuk mempelajari dan memperkaya literasi finansial dan memahami segala risiko yang akan terjadi.

Baca juga: Korupsi Uang Negara Rp1,2 M, Eks Bendahara Dinkes Babel Ini Gunakan untuk Bigo Live dan Bayar Pinjol

Baca juga: Penyelesaian Sport Hall Telan APBD Rp40 Miliar, Dinas PUPR Bangka Barat Target Selesai 10 Bulan

Memilih broker yang tepat sebelum trading menjadi hal yang sangat penting, agar tidak terjerumus investasi-bodong' title=' investasi bodong'> investasi bodong. 

"Seperti investasi lainnya, selain menjanjikan keuntungan trading juga memiliki risiko. Sebaiknya dalam ber investasi trading tidak menggunakan uang operasional harian atau hutang. Para trader perlu mempelajari dan mengerti tentang peraturan trading, termasuk produk yang diperdagangkan," saran Devi.

Ia menjelaskan, di bursa berjangka Anda dapat mentransaksikan berbagai mata uang (forex), indeks saham, emas, perak dan berbagai komoditas. 

"Dalam trading saham misalnya, untuk menjamin keamanan investasi, maka para trader perlu mengetahui sekuritas yang tepat, memantau kondisi market atau sentiment pasar yang sangat rentan, sebaiknya tidak langsung menggunakan modal yang besar, jika harga saham turun jangan menjadi patokan untuk membeli dengan harapan akan mendapat keuntungan," jelas Devi.

Para trader pemula, atau ketika mulai akan ber investasi agar memastikan hal-hal yaitu track record dari broker yang benar-benar berpengalaman, memiliki kantor secara fisik di Indonesia, broker menggunakan segregated account yang diawasi oleh pemerintah, menyediakan trading tools lengkap dan customer support 24 jam, serta yang terpenting adalah kemudahan dalam bertransaksi dan penarikan dana. 

Ia mengingatkan, agar terhindar dari trading investasi-bodong' title=' investasi bodong'> investasi bodong masyarakat diharapkan agar selalu waspada terhadap penawaran dengan iming-iming akan mendapatkan bonus atau komisi apabila berhasil merekrut anggota baru sebagai downline (jaringan bawah). 

"Sebelum melakukan investasi di web trading masyarakat disarankan untuk selalu memeriksa legalitas perusahaan yang menawarkan investasi, untuk mengetahui untung dan ruginya masyarakat jangan mudah percaya dengan iming-iming pendapatan tetap, pendapatan pasif, dan keuntungan yang tinggi," pesan Devi.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved