Breaking News:

Terungkap Penumpang Pesawat Bawa Sabu di Bandara Pangkalpinang Diupah Rp 100 Juta

MW (23) yang membawa sabu dalam sendal mengaku mendapat upah sebesar Rp 100 juta

istimewa/BNN
BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengamankan seorang penumpang pesawat yang menimpan sabu di dalam sol sandal di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Kamis (16/6/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penumpang pesawat MW (23) ditangkap karena membawa sabu, Kamis (16/6/2022) di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

MW (23) yang membawa sabu dalam sendal mengaku mendapat upah sebesar Rp 100 juta.

MW pria asal Aceh dibekuk BNNP Bangka Belitung saat turun dari pesawat yang membawanya dari rute Medan - Jakarta menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Kepala BNNP Babel, Brigjen Pol MS Muttaqien menyebut pengungkapan kasus berawal dari informasi adanya penyelundupan narkotika jaringan Aceh yang terbang melalui Medan, Jakarta ke Pangkalpinang.

Baca juga: Kisah Pilu Bujang Tua Nikahi Janda Muda,  Malam Pertama yang Biasanya Indah Malah Berakhir Merana

Baca juga: KENAPA Orang Arab Saudi Suka Liburan ke Puncak Bogor? Ternyata Karena Alasan Ini

Baca juga: Fakta Dibalik Hilangnya Gadis Cantik Karyawati Alfamart, Rekan ungkap Dona Kerap Telepon Sosok Ini

Kemudian BNNP Babel dibantu Ditlantas Polda Babel menempatkan personilnya di area Bandara guna mempersempit ruang gerak MW.

Saat MW keluar dari terminal kedatangan, pria tersebut berusaha melarikan diri.

Sempat terjadi kejar-kejaran sebelum MW ditangkap di parkiran luar bandara.

SABU - BNN Provinsi Bangka Belitung mengamankan penumpang pesawat yang menyembunyikan sabu di dalam sandal di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Kamis (16/6/2022)
SABU - BNN Provinsi Bangka Belitung mengamankan penumpang pesawat yang menyembunyikan sabu di dalam sandal di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Kamis (16/6/2022) (istimewa/BNN)

Dari penggeledahan badan dan barang bawaan MW, petugas menemukan barang bukti 1.000 gram sabu yang disembunyikan di dalam sendal pelaku.

"BB yang disita sebanyak 1000 gram, kalau dirupiahkan sekitar Rp 170 juta. Dengan pengungkapan ini kita bisa menyelamatkan sekitar 3.500 jiwa anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba," beber Brigjen Pol MS Muttaqien.

Baca juga: Ingat Revi Mariska Artis Drama Kolosal? Dulu Sindir Lesty Kejora dan Luna Maya, Kini Begini Nasibnya

Diupah Rp 100 Juta

MW (23) yang membawa sabu dalam sendal mengaku mendapat upah sebesar Rp 100 juta.

Upah tersebut akan diberikan secara bertahap. Sementara MW hanya mendapat fasilitas tiket dan uang jalan saja.
Sisanya setelah barang sampai ke Bangka Belitung.

"Ngakunya diupah Rp 100 juta, cuma bertahap bayarnya. Saat ini tim BNN Babel masih melakukan Pendalaman penyelidikan dan pengembangan untuk dapat mengungkap bandar pengendali utama jaringan tersebut," kata kepala BNNP Brigjen Pol Muttaqien.

Terhadap tersangka MW dipersangkakan Pasal 114 ayat 2 sub 112 ayat 2 UU narkotika nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman seumur hidup.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved