Breaking News:

Berita Pangkalpinang

IISMA Edisi Vokasi Kesempatan Bagi Mahasiswa Polman Babel Belajar di Kampus Kelas Dunia

Program IISMA ini nanti, mahasiswa akan kuliah selama satu semester di 11 negara mitra IISMA dengan 49 perguruan tinggi.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Tedja Pramana
tangkapan layar
Saat Live Streaming Dialog Ruang Tengah IISMA Edisi Vokasi Kesempatan bagi Mahasiswa Polmanbabel Belajar di Kampus Kelas Dunia bersama Bangka Pos, Selasa (21/6/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) edisi vokasi adalah program yang bertujuan untuk memberikan hak dan kesempatan bagi mahasiswa mengembangkan kompetensi dan pengetahuan.

Selain itu memberikan pengalaman studi di perguruan tinggi luar negeri sebagai implementasi Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dari Kemendikbudristek.

Nah program IISMA edisi vokasi ini juga ada di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel), dan sudah meloloskan dua mahasiswa yang pertama Fitra Dwianto jurusan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) D4 akan melanjutkan kuliahnya di IU Internasional University of applied Science Germany.

Dan yang kedua ada Hasya Akhlaqah Harmie jurusan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) D4 yang akan melanjutkan kuliah di Yuan Ze University Taiwan.

"Di bulan Agustus insyaallah keduanya akan melanjutkan studinya. Dan Alahamdulillah dari ribuan yang mendaftar Polman babel menjadi salah satu Politeknik Negeri yang lolos IISMA," ujar Ketua Pusat Karir dan Kerjasama Polman Babel, Dedy Ramdhani Harahap saat Live Streaming Dialog Ruang Tengah bersama Bangkapos.com, Selasa (21/6/2022).

Dedy menyebut, program IISMA ini nanti mahasiswa akan kuliah selama satu semester di 11 negara mitra IISMA dengan 49 perguruan tinggi.

"Dan ini program yang akan kami unggulkan sehingga nanti kalau banyak mahasiswa yang berminat ke program ini tentu akan jadi kebanggaan. Bukan hanya untuk Bangka Belitung tapi juga untuk orangtua mahasiswa, kapan lagi bisa kuliah di luar negeri gratis yang semunya ditanggung gitu," sebutnya.

"Ini selksinya sangat ketat, karena untuk mendapatkan kualifikasi mahasiswa yang layak ke program ini cukup tinggi, minimal bisa berbahasa inggris. Jadi seleksinya perjenjang mulai dari IP, capaian pembelajaran, hingga kesehatan fisik mental itu dinilai," sebutnya.

Kata Dedy, bagi mahasiswa vokasi kesempatan belajar di luar negeri sangat lah dinantikan.

"Untun bisa belajar ke luar negeri inikan ga mudah, mental yang bagus, sikologis yang bagus, kecakapan bahasa inggris baik sehingga kami saat melakukan seleksi berharap 50 daftar IISMA 50 juga yang masih, tapi hanya ada 2 yang lulus," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved