Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Petani Padi di Desa Rias Mengeluh, Sulit Jual Hasil Panen Harga pun Anjlok

Petani padi di Desa Rias Kecamatan Toboali Bangka Selatan (Basel), menjerit. Pasalnya, mereka kesulitan menjual hasil panen.

Penulis: Adi Saputra | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan Eddy Supryadi. (Bangkapos.com/Adi Saputra)  

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Petani padi di Desa Rias Kecamatan Toboali Bangka Selatan (Basel), menjerit. Pasalnya, mereka kesulitan menjual hasil panen. Kondisi diperburuk karena anjloknya harga padi, akhir-akhir ini.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) berupaya membantu para petani padi, melalui cara mengkomsumsi beras hasil petani dan memerintahkan kepada seluruh para pegawai.

Permasalahan para petani sudah didengar oleh Pemkab Basel dan langsung ditindak lanjut untuk dicarikan solusi permasalahan para petani tersebut.

"Maka kita sudah melakukan intervensi di kalangan aparatur sipil negara, untuk membeli beras para petani itu dengan harga yang sesuai. Nanti lambat laun stok beras melimpah ini akan kita jaga juga karena kan hukum bisnis," kata Sekda Basel Eddy Supryadi, saat ditemui Bangkapos.com, usai Acara FGD di Mako Polres Basel, Selasa (21/6/2022).

"Kalau hukum bisnis jika stok banyak maka harga akan murah, namun jika stok sedikit harga beras akan menjadi mahal," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Sekda menegaskan, Pemkab Basel terus melakukan upaya-upaya, untuk membantu mendistribusikan beras di pasaran, khususnya keluar Basel.

"Kami sudah melakukan pemasaran dengan memberikan informasi kepada Kabupaten tetangga, untuk membeli beras petani Basel sehingga dapat membantu para petani khususnya di Basel," tegasnya.

Hal senada dikatakan oleh Plt Kepala Disperindagkop Basel, Toni Pratama, Selasa (2162022). Pihaknya kata Toni, sudah melakukan pemasaran beras para petani Basel di Lingkup ASN Pemda Basel.

"Ya kami sudah ada surat edaran dari pak bupati supaya semua ASN itu untuk mengkomsumsi beras lokal, sudah hampir lebih dua bulan sudah berjalan," katanya.

Sementara para petani padi Desa Rias Kabupaten Bangka Selatan, mengeluhkan susahnya menjual dan memasarkan padi maupun beras sejak satu  setengah bulan lalu.

Selain padi dan beras susah dijual, petani mengeluhkan harga pupuk yang kian melambung tinggi di pasaran. ( Bangkapos.com/Adi Saputra) 

 

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved