Breaking News:

Berita Bangka Barat

1.812 Santri TKA/TPA Babar Diwisuda, Dukung Visi Misi Bangka Barat Sejahtera Maju dan Bermartabat

Sejak berdirinya di tahun 2003, BKPRMI Bangka Barat sudah mewisuda kurang lebih 52.000 santri guna mengentaskan buta aksara Al-Qur'an.

Penulis: Yuranda | Editor: Novita
Bangkapos.com/Yuranda
Santri tingkat TKA/TPA Kabupaten Bangka Selatan diwisuda di Gedung Graha Aparatur, Kompleks Perkantoran Terpadu, Pemkab Bangka Barat, Rabu (22/6/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 1.812 orang santriwan dan santriwati tingkat TKA/TPA LPPTKA-BKPRMI Kabupaten Bangka Barat tahun 2022 M/1443 Hijriah diwisuda di Gedung Graha Aparatur, Kompleks Perkantoran Terpadu, Pemkab Bangka Barat, Rabu (22/6/2022).

Wisuda XIX ini diikuti lima kecamatan, di antaranya Kecamatan Muntok sebanyak 379 santri, Simpangteritip 307 santri, Jebus 206 santri, Parittiga 278 santri, Kelapa 349 santridan Tempilang 294 santri.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Bangka Barat, Nendar Firdaus, mengucapkan syukur wisuda bisa melaksanakan. Setelah dua tahun tidak dilakukan lantaran pandemi Covid-19.

Sejak berdirinya di tahun 2003, BKPRMI Bangka Barat sudah mewisuda kurang lebih 52.000 santri guna mengentaskan buta aksara Al-Qur'an.

"Namun tentu masih banyak kekurangan yang harus diperbaikan. Ini menjadi tugas kami dan tugas kita semua," kata Nendar, Rabu (22/6/2022).

Disamping itu, Nendar merasa bersyukur para ustaz dan ustazah yang dulunya tidak mendapat insentif dari Pemkab maupun Pemprov Babel, tahun ini sudah bisa menikmatinya.

"Alhamdulillah, tahun ini ada insentif kepada ustaz dan ustazah, insentif ini terbesar di Kabupaten Bangka Barat, terima kasih kepada pemerintah daerah," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Sukirman mengatakan, dari 52.000 santri yang sudah diwisuda sejak tahun 2003 lalu, berarti kurang lebih 200.000 penduduk Babar tidak buta aksara Al-Qur'an.

"Alhamdulillah, terima kasih, mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah. Wisuda ini mendukung visi misi kita menjadikan Bangka Barat maju sejahtera bermartabat. Terima kasih kepada ustadz ustadzah yang telah membina anak-anak kita 1.812 orang ini," ujar Sukirman.

Bupati juga meminta para ustaz dan ustazah tetap memantau anak didiknya, terutama dalam hal penggunaan handphone dan media sosial.

"Jangan lengah untuk memantau mereka karena terlalu asyik bermain media sosial, sehingga pengawasan anak didiknya menjadi lalai," ucapnya.

Pemkab Bangka Barat mendukung secara penuh kegiatan ini. Pasalnya, ini merupakan pondasi untuk bangsa lantaran santri ini merupakan generasi masa ke depan.

"Insyaallah dengan Al-Qur'an akan membuat perjalanan kita terang benderang, hari ini dan yang akan datang," kata Sukirman. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved