Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Harga Ayam Broiler di Pasar Pagi Mulai Turun Jadi Rp35.000 Per Kilogram, Daging Sapi Masih Tinggi

Turunnya harga broiler ayam ini diakui para pedagang sudah terjadi selama 4 hari terakhir. Hal ini disebabkan karena stok ayam di perusahaan stabil.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Novita
Bangkapos.com/Sela Agustika
Penjual ayam di Pasar Pagi Pangkalpinang melayani pembeli, Kamis (23/6/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Harga daging ayam broiler di Pasar Pagi Pangkalpinang pada Kamis (23/6/2022), mulai turun jadi Rp35.000 per kilogram. Sebelumnya, harga ayam di pasaran ini berada di kisaran Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Turunnya harga broiler ayam ini diakui para pedagang sudah terjadi selama empat hari terakhir. Hal ini disebabkan karena stok ayam di perusahan stabil atau banyak.

"Harga ayam saat ini sudah turun, memang karena pasokannya juga di PT banyak, dan juga untuk daya beli saat ini juga turun. Biasanya bisa terjual hingga 150 kilogram, sekarang hanya berkisar antara 90 kilogram-100 kilogram," kata pedagang ayam di Pasar Pagi, Hendra, kepada Bangkapos.com, (23/6/2022).

Ia menyebut, kenaikan harga ayam tidak dapat diprediksi, tergantung stok ayam di perusahaan dan faktor lainnya.

"Kalo harga ini tergantung PT (perusahaan, red). Biasanya, kalo permintaan dari pedagang sedikit dan stok banyak, harganya lebih murah. Trus juga biasanya, apabila harga ikan mahal, ayam juga ikut mahal," tuturnya.

Ia berharap harga bahan pokok kembali normal sehingga daya beli masyarakat bisa meningkat.

"Harapan kita pedafang ingin harga ini normal. Otomatis kalau harga terjangkau, biasanya daya beli kita juga tinggi," ujarnya.

Sementara itu, harga daging sapi sejak Hari Raya Idulfitri belum menunjukkan penurunan. Harga daging sapi di Pasar Pagi Pangkalpinang masih dijual Rp145 ribu per kilogram untuk isi khas nomor 1.

"Kalo harga daging sapi, sejak lebaran kemarin sampe sekarang masih belum turun. Terutama kemarin saat ada wabah PMK, tentu memengaruhi daya jual. Dulu bisa mencapai 50 kilogram sehari. Kalau sekarang 20 kilogram saja susah jualnya. Bukan hanya karena harga tinggi, tetapi juga ada yang takut beli karena wabah PMK ini " kata pedagang sapi di Pasar Pagi Pangkalpinang, Sri.

Penjualan daging biasanya terjadi peningkatan di akhir pekan jika dibandingkan hari biasanya.

"Namanya penjualan, tidak stabil. Tetapi weekend biasanya, Jumat, Sabtu dan Minggu ada kenaikan dibandingkan Hari Senin sampai kamis," ujarnya.

Ia berharap penjualan daging sapi bisa normal kembali seperti sebelum wabah PMK menyerang hewan ternak sapi. ( Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved