Breaking News:

Berita Bangka Barat

4.100 Bibit Pohon Ditanam di Tahura Menumbing, Kapolres Babar akan Tindak Bila Ada Perusakan

Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto, mengatakan, ribuan pohon ini nantinya akan dirawat oleh relawan yang tergabung di KTH Bukit Menumbing.

Penulis: Yuranda | Editor: Novita
Bangkapos.com/Yuranda
Bupati Bangka Barat Sukirman, dan Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto, bersama jajaran, menanam pohon di Kawasan Air Kahar, Tahura Bukit Menumbing, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (24/6/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Sebanyak 4.100 bibit pohon ditanam di lahan bekas penambangan timah seluas lima hektare di Kawasan Air Kahar, Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Menumbing, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (24/6/2022).

Gerakan penanaman pohon itu dilaksanakan dalam rangka rehabilitasi lahan pascatambang oleh Polres Bangka Barat, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, serta Forkompimda Babar.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto, mengatakan, ribuan pohon ini nantinya akan dirawat oleh relawan yang tergabung di Kelompok Tani Hutan (KTH) Bukit Menumbing.

"Yang ditanam ini terdiri dari bibit pohon gaharu, jambu, dan kayu putih. Untuk perawatannya, kami bekerja sama dengan organisasi masyarakat dan kelompok tani KTH Bukit Menumbing," kata Agus usia penanaman pohon, Jumat (24/6/2022).

Dia menegaskan, hutan dan lahan di Tahura Bukit Menumbing harus dijaga kelestariannya. Apabila ada tindakan perusakan, pihaknya siap memberikan tindakan hukum siapapun yang merusak keasrian hutan.

Penindakan dilakukan lantaran pihaknya dan Pemkab Babar serta Forkompimda, sudah sepakat untuk mengambil langkah penindakan tegas terhadap penambang liar yang ingin merusak hutan ini.

"Kami tidak akan memberikan imbauan dan dalam bentuk pencegahan lagi terhadap perusakan hutan. Kami juga akan menindak tegas penambang yang konflik dengan masyarakat, sesuai dengan atensi Kapolda. Kami akan sikat, kami akan selesaikan nantinya," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Sukirman, mengatakan, lahan yang ada di Tahura Bukit Menumbing seluas 33 ribu hektare. Diketahui hutan yang gundul di lokasi itu sebanyak 600-800 hektare.

"Telah ditanam sekitar lima hektare tahap pertama kemarin. Ini tahap keduanya lima hektare lagi dengan 4.100 bibit pohon," kata Sukirman.

Bagi lahan yang mengalami nasib yang sama, akan ditanami pohon yang sama. Namun harus dilakukan bertahap. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk menjaga dan sadar akan kelestarian lingkungan, termasuk hutan.

"Kami bukan memberantas, karena banyak masyarakat tidak paham dan paham tentang permasalahan hutan ini. Peran pemerintah ke depan kami akan mengusulkan untuk menghijaukan kembali lahan yang gundul," ujarnya.

Sukirman mengimbau kepada masyarakat agar tidak menambang di tempat dilarang.

"Carilah tempat yang tidak dilarang sesuai aturan. Mudah-mudahan langkah ini dapat melestarikan atau penghijauan hutan ini berhasil," ucapnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved