Breaking News:

Bedah Buku Peta Rasa, Karya Mahasiswi Prodi Psikologi Islam IAIN SAS Babel

Mahasiswa Program Studi KPI Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaik Abdurrahman Siddik menggelar acara talk show.

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: M Ismunadi
IAIN SAS Babel
IST 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, mengadakan acara Talk Show dengan mengusung tema “Bincang-bincang Bersama Peta Rasa” yang di adakan diruang sidang Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI), Jumat (17/6/2022) Kemarin.

Bincang-bincang bersama peta rasa merupakan salah satu kegiatan bedah buku, buku yang dibedah pada kegiatan tersebut berjudul “Peta Rasa” yang ditulis oleh 2 orang yang merupakan mahasiswi Prodi Psikologi Islam yaitu Demisa Nurhasanah dan Siti Fatimah.

Fadlan selaku ketua pelaksana Event ini merupakan salah satu event special dari Divisi Humas HMPS KPI dan juga disini kami bekerja sama dengan teman-teman dari Prodi Komunikasi Penyiaran dan Islam semester 6 yang mana mereka juga mengadakan acara ini untuk memenuhi nilai Ujian akhir semester mata kuliah event management yang diampu oleh Ibu Yera Yulista, M.Si. 

"Dan event ini menjadikan ajang silaturahmi antar seluruh fakultas dakwah karena kami juga mengundang seluruh mahasiswa aktif di fakultas dakwah dan komunikasi islam," ujar Fadlan 

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu peserta Muhammad Arib Ia mengatakan cukup bangga akan karya anak Prodi Psikologi Islam yang sudah menghasilkan sebuah karya  buku dan lain sebagainya.

Rangkaian kegiatan yang dilakukan hari Jumat tersebut berupa bincang-bincang sekaligus Tanya jawab mengenai perjalanan awal dari kegiatan menulis buku, motivasi, cara mempertahankan semangat dalam menulis, dan juga dukungan-dukungan yang didapatkan Siti Fatimah selaku partner Demisa dalam menulis buku yang berjudul “Peta Rasa.

Sementara itu, penulis buku Peta Rasa Demisa mengatakan ucapan terimakasih kepada segenap partisipan yang telah ikut hadir didalam acara tersebut. 

Dia mengatakan bahwa Ia ingin mengungkapkan apa yang dirasakannya melalui sebuah buku, sehingga para pembaca juga ikut merasakan apa yang juga dirasakannya.

Tak hanya itu Ia juga mengatakan awal mula terbitnya sebuah tulisan itu karena mereka mengikuti kelas menulis, dan pada saat kelas tersebut mereka diminta untuk menerbitkan sebuah karya, buku yang berjudul “Peta Rasa” ini bukanlah karya pertama yang mereka hasilkan.

"Tanpa kalian acara ini tidak akan berjalan lancar serta dengan adanya karya buku yang sederhana ini semoga menjadi tombak semangat bagi kita kedepannya agar tetap berkarya buku  ataupun karya-karya yang lainya," tutupnya. (Advertorial)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved