Breaking News:

Berita Bangka Barat

Puluhan Personel BPBD Ikut Pelatihan di Pantai Batu Rakit, Ini Kata Sekda Bangka Barat

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan tentang dasar penanggulangan bencana bagi anggota tim reaksi cepat.

Penulis: Yuranda | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Yuranda
Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Barat Muhammad Soleh, menyematkan tanda di personel BPBD Kabupaten Bangka Barat tanda pelatihan dasar dibuka, di Pantai Batu Rakit, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (27/6/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak 33 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Barat mengikuti pelatihan dasar operasi pencarian dan pertolongan (SAR), di Pantai Batu Rakit, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (27/6/2022).

Pelatihan dasar ini dilakukan selama empat hari dimulai dari Senin(27/6/2022) sampai Kamis (30/6/2022) mendatang. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan tentang dasar penanggulangan bencana bagi anggota tim reaksi cepat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Barat, Muhammad Soleh usai membuka kegiatan tersebut mengatakan, dibentuknya BPBD sebagai lembaga pemerintah dengan upaya peningkatan penanggulangan bencana daerah.

"Sejak dibentuk setahun yang lalu. Telah banyak dilakukan setiap kali ada bencana. Mereka hadir setiap kali ada bencana untuk memberikan bantuan kepada warga," kata Soleh, Senin (27/6/2022).

Lanjutnya, BPBD Kabupaten Bangka Barat selalu hadir di tengah-tengah masyarakat saat terjadinya bencana alam, seperti banjir rob yang terjadi di Kampung Tanjung Laut, Kelurahan Tanjung, beberapa waktu lalu.

"Dengan adanya pelatihan ini akan semakin meningkatkan respontime mereka. Jadi kalau ada bencana mereka akan bergerak cepat, karena apa mereka telah melakukan simulasi. Tentunya mereka tahu apa yang harus dilakukan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bangka Barat, Achmad Nursandi mengatakan, dari 33 personel BPBD mempelajari materi-materi dasar terkait dengan penanggulangan bencana.

Seperti pertolongan pertama ketika ada korban bencana, langkah yang diambil untuk pertama apa yang harus dilakukan.

"Kemudian, bagaimana cara mengevakuasinya. Nantinya kami juga melakukan simulasi. Ketika terjadi bencana baik di darat maupun di laut," kata Sandi panggilan akrabnya.

Simulasi penyelamatan akan dilakukan pada hari Rabu (29/6/2022). Kemudian di hari ke empat Kamis (30/6/2022) akan dilakukan pengukuhan dan pembaretan.

"Kami akan mendapatkan sertifikat nantinya. Untuk pematerinya dari Basarnas Pos Muntok. Kenapa dipilih Pantai Baturakit, hal ini dilakukan sekaligus mempromosikan objek wisata yang ada di Bangka Barat," ungkap dia.

Walaupun lanjutnya, beberapa waktu lalu ada kejadian tindakan kriminal terjadi di Pantai Baturakit Muntok ini. Namun pihaknya memastikan objek wisata yang satu ini sangat aman untuk dikunjungi.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved