Breaking News:

13 Desa Wisata Disarankan Bentuk Pokdarwis, Ali Sebut Masih Banyak PR Bangun Pariwisata Bangka Barat

Kepala Disparbud Kabupaten Bangka Barat, Muhamad Ali mengajak 13 desa wisata di Babar untuk membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis)

Penulis: Yuranda | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Yuranda
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangka Barat, Muhamad Ali. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangka Barat, Muhamad Ali mengajak 13 desa wisata di Babar untuk membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis). 

Selain itu, mengajak mereka mengikuti pelatihan yang akan diselenggarakan oleh Disparbud Babar. Agar mereka bisa membranding desa dan menjual pariwisata yang dimiliki masing-masing desa. 

13 desa wisata di antaranya, Desa Airlimau, Airbelo, Airputih, Pelangas, Airnyatoh, Airlintang, Penyampak, Kapit, Teluklimau, Airgantang, Desa Ketab, Desa Tuik dan Desa Airbulin. 

"13 desa wisata ini akan dibangun pariwisata. Kami akan membentuk Pokdarwis tiap desa, lalu kami selalu melakukan pelatihan. Agar Pokdarwis bisa membranding desa mereka dan menjual potensi desanya," kata Muhamad Ali, di ruangannya, Rabu (29/6/2022). 

Dengan terbentuknya, Pokdarwis ini pemerintah desa bisa mengelola sumberdayanya agar ke depan desa wisata ini semakin baik. 

"Dengan adanya Pokdarwis pengelolaan seperti Homestay bisa dikembangkan selain potensi wisata," ungkapnya. 

Bicara kegunaan desa wisata ini, kata Ali, dengan surat keputusan (SK) yang dikeluarkan untuk desa wisata. Diharapkan mereka (desa-red) bisa menggunakan dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dan dana di luar itu. 

"Misal membangun desa wisata itu tidak bisa dititikberatkan ke Disparbud saja. Makanya dengan SK ini mereka nanti akan membangun bersama dengan Dinas Sosial Pemerintah Desa, dengan bagaimana anggaran dana desa itu bisa disisipkan untuk pembangunan desa wisata," ungkapnya. 

Seperti contoh Desa Pusuk, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat sudah bisa menyisihkan sedikit dana desa untuk membangun desa wisata

"Membuat jembatan yang masuk ke dalam mangrove dengan menggunakan dana ADD. Dengan seperti itu bisa meningkatkan perekonomian di desa itu sendiri," 

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved