Breaking News:

Berita Bangka Barat

Sempat Kesulitan Daftar PPDB Online SMA, Siswa di Bangka Barat Datang ke Sekolah Sampaikan Keluhan

Sejumlah siswa SMP di Bangka Barat sempat mengalami kesulitan saat mendaftar melalui jalur online saat PPDB.

Penulis: Yuranda | Editor: Novita
Bangkapos.com/Yuranda
Reyvald Raditya, siswa SMPN 1 Muntok, menunjukkan bukti pendaftaran di SMAN 1 Muntok dalam PPDB di Bangka Barat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sejumlah Siswa Menengah Pertama (SMP) dan orang tua di Bangka Barat mengalami kesulitan saat mendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ke Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui jalur online atau daring  di Bangka Barat.

Hal itu menyebabkan mereka mendatangi sekolah tempat mereka mendaftar, guna menanyakan permasalahan yang dialami.

Seperti halnya, Reyvald Raditya, siswa SMP Negeri 1 Muntok, yang mengalami kesulitan saat mendaftar melalui jalur online. Dirinya tidak bisa mengunggah foto ke situs tersebut lantaran file-nya terlalu besar.

"Iya saya daftar melalui online, tidak bisa upload foto, sehingga saya datang ke SMA Negeri 1 Muntok ini untuk menyampaikan keluhan saya dan sekaligus memverifikasi datanya," kata Reyvald saat dijumpai di SMA Negeri 1 Muntok, Rabu (29/6/2022).

Reyvald sangat berharap bisa diterima di SMA idamannya ini. Dia masuk melalui jalur zonasi, lantaran lebih dekat dengan tempat tinggalnya di Kecamatan Muntok, Bangka Barat.

Dia juga beralasan masuk SMA Negeri 1 Muntok ini lantaran sekolah ini berprestasi. Menurutnya, sekolah yang dipilihnya merupakan sekolah unggulan dari segi olahraga.

"Harapannya keterima. Kalau tidak masuk di sini (SMAN 1, red) bisa masuk sekolah negeri lain yang tak jauh dari rumah. Karena SMA Negeri 1 Muntok ini unggulan, banyak dapat prestasi," ujarnya.

Dengan sejumlah prestasi yang diperoleh oleh SMAN 1 Muntok ini, membuat dirinya optimistis untuk mendaftarkan diri ke sekolah idamannya tersebut.

"Kalau lomba baik apapun pasti menang terus, itulah salah satunya membuat motivasi untuk masuk ke sini. Saya suka olahraga futsal, saya ingin mengembangkannya di sekolah ini. Kalau di pendidikan lebih ke IPA," tutur remaja 15 tahun ini. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved