Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Abdul Fatah Minta PMI Evalusi dan Tingkatkan Pelayanan, Begini Respon PMI Kota Pangkalpinang

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung memastikan tetap akan melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Ketua PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah saat membuka Musyawarah Kerja (Musker) PMI Kota Pangkalpinang di Fox Harris Hotel, Pangkalpinang, Rabu (29/6/2022). Pada kesempatan itu Abdul Fatah meminta PMI Pangkalpinang lakukan evaluasi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung memastikan tetap akan melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebelumnya Ketua PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah meminta PMI Kota Pangkalpinang untuk evaluasi dengan fokus kepada peningkatan pelayanan kepada masyarakat dengan meningkatkan kapasitas organisasi, pengembangan sumber daya, pembinaan relawan, dan akuntabilitas publik.

Hal itu diungkapkan usai membuka Musyawarah Kerja (Musker) PMI Kota Pangkalpinang di Fox Harris Hotel, Pangkalpinang, Rabu (29/6/2022) kemarin.

“Untuk terus melakukan peningkatan pelayanan PMI, kami meminta dukungan dari pemerintah dan stakeholder lainnya. Itu turut kami harapkan,” kata Sekretaris PMI Kota Pangkalpinang, Mulyono kepada Bangkapos.com, Kamis (30/6/2022).

Baca juga: Terungkap 400 Gram Sabu Asal Palembang Rencananya Diterima PU Seorang Wanita di Pangkalpinang

Baca juga: Sempat Kabur, Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Asal Kurau Akhirnya Serahkan diri ke Polda Babel

Mulyono mengatakan, memang ada beberapa hal yang belum maksimal yang dilakukan oleh PMI Kota Pangkalpinang hal itu karena keterbatasan dana. Terutama pada kegiatan penggalangan kupon bulan dana.

Di mana itu merupakan kegiatan pengumpulan sumbangan dana. Hal itu sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.

Diakuinya untuk dapat memaksimalkan pelayanan pada PMI Kota Pangkalpinang, benar-benar dibutuhkan dukungan dari semua stakeholder yang ada.

Apalagi operasional PMI selama ini hanya mengandalkan dana hibah dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Pangkalpinang serta jasa pengelolaan darah.

“Sehingga ke depan kami berharap dapat dana dari penggalangan kupon darah dari berbagai sasaran, seperti pengunjung tempat hiburan, usaha travel, pedagang pasar, UMKM, pengusaha, masyarakat serta aparatur sipil yang ada,” jelas Mulyono.

Ia mengatakan, meskipun mengalami beberapa kendala untuk pelayanan publik lainnya tetap dioptimalkan oleh PMI Kota Pangkalpinang.

Apalagi PMI adalah satu-satunya organisasi kepalangmerahan yang statusnya berbadan hukum dan disahkan dengan undang-undang.

Menurutnya, iPMI hadir untuk meringankan penderitaan sesama manusia dengan tidak membedakan suku agama ras dan antar golongan. Oleh karena itu, pihaknya selalu menjaga kemandirian dan kenetralannya dalam memberikan pelayanan palangmerahan kepada masyarakat.

Dengan melakukan pelatihan dan pembinaan relawan PMR  maupun korps sukarela terus dilakukan pelatihan untuk menopang keberlangsungan organisasi berbasis anggota. 

“Selain pelayanan darah kita juga memberikan pelayanan lainnya, yakni ambulans melalui pertolongan pertama di posko Idulfitri, hari Natal tahun baru, serta HUT Republik Indonesia,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved