Breaking News:

Prodi JI IAIN SAS Babel Berkolaborasi Bersama BNN Adakan Konferensi Nasional Jurnalisme 2022

Konferensi Nasional Program Studi Jurnalistik Islam Ke-1 dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: M Ismunadi
IAIN SAS Babel
IST 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Konferensi Nasional Program Studi Jurnalistik Islam Ke-1 dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 26 Juni dilaksanakan di Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Bangka Belitung, secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis (30/6/2022).

Kegiatan dihadiri oleh Dr.Irawan, M.S.I selaku rektor IAIN SAS Babel, Brigjen Pol M.Z. Muttaqien, S.H, S.IK, M.AP selaku Kepala BNN Provinsi Kepulauan  Bangka Belitung, Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag Dekan FDKI IAIN SAS Babel, para staff BNNP, serta bekerja sama dengan LP2M IAIN SAS Babel, Stisipol Babel, UNISA JOGJA dan UNIB.

Rusydi Sulaiman dalam sambutanya menyampaikan, kegiatan yang diselenggarakan ini sangat menarik dan diapresiasikan sekali oleh Brigjen Pol M Zainul Muttaqien Kepala BNNP Kep. Bangka Belitung dan mengucapkan banyak terimakasih atas diresponnya dan Didukung penuh kegiatan ini”.

“Kita tau bahwa Jurnalistik adalah salah satu kegiatan dan berperan aktif dalam membantu BNN dan kita semua dalam mensosialisasikan tentang bahayanya Narkoba,” ujar Irawan.

Selain itu, sebagai bentuk kerjasama antara IAIN SAS Bangka Belitung dengan BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilakukan penandatangan perjanjian kerjasama secara simbolik oleh rektor IAIN SAS Bangka Belitung dengan Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Narasumber pada kegiatan ini adalah Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Brigjen Pol M.Z. Muttaqien) Perwakilan ASPIKOM Korwil Bangka Belitung (Achmad Riyadi) dan Content Producer Kompas.TV (Laura Elvina)
 
Ada 3 pilihan apabila ada yang bertanya narkoba itu apa jawab saja kuburan, penjara, dan rumah sakit. 

Hal ini dilakukan untuk memudahkan pemahaman terhadap bahayanya narkotika terhadap generasi bangsa untuk mewujudkan “BERSINAR (bersih narkotika), Tolak Narkoba, WAR ON DRUGS”. Ujar Brigjen Pol M.Z. Muttaqien.

Berbicara mengenai peran media dalam pemberantasan dan pencegahan narkoba, “critical thinking menjadi cara bagi masyarakat agar mampu menyaring informasi yang benar dan salah sebelum membuat keputusan dalam mengadopsi informasi tersebut," ujar Laura Elvina

Dengan diselenggarakan kegiatan Konferensi Nasional Program Studi Jurnalistik Islam terhadap kasus Narkoba di Indonesia diharapkan dapat memberikan pemahaman dan menimbulkan efek yang baik untuk generasi bangsa dengan keyakinan bahwa penyalahgunaan Narkoba, dan obat-obatan terlarang dikalangan anak-anak, dewasa dan orang tua bisa dicegah dan menjalani hidup menjadi lebih baik. (Advertorial)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved