Breaking News:

Cek di Sini, Golongan Tarif Listrik Subsidi Ini Bisa Napas Lega Walau Tarif Listrik Naik 1 Juli 2022

Cek di Sini, Golongan Tarif Listrik Subsidi Ini Bisa Napas Lega Walau Tarif Listrik Naik 1 Juli 2022

Editor: Dedy Qurniawan
Dok. PLN/ Tribun Bisnis
Ilustrasi golongan tarif listri subsidi - Tarif listrik naik 1 Juli 2022 

BANGKAPOS.COM - Para pelanggan PLN yang termasuk golongan tarif listrik subsidi bisa bernapas lega walau tarif listrik naik 1 Juli 2022 ini.

Pasalnya, para pelanggan golongan tarif listrik subsidi ini tak akan terdampak kenaikan tarif listri per 1 Juli 2022.

Cek daya listrik di rumahmu dan lihat apakah kamu termasuk golongan tarif listrik subsidi.

Tarif Listrik Naik 1 Juli 2022

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan kenaikan tarif listrik periode Juli - September 2022.

Penyesuaian tarif listrik ini berlaku mulai 1 Juli 2022 untuk pelanggan dengan golongan 3.500 VA ke atas (R2 dan R3) dan golongan pemerintah (P1, P2, dan P3) atau golongan pelanggan nonsubsidi.

Keputusan ini tertuang dalam Surat Menteri ESDM No. T-162/TL.04/MEM.L/2022 tanggal 2 Juni 2022 tentang Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (Periode Juli – September 2022).

Itu berarti pelanggan yang termasuk golongan tarif listrik subsidi tak akan terdampak kenaikan tarif listrik 1 Juli 2022.

Siapa saja yang termasuk golongan ini?

Dilansir dari kompas, Golongan tarif listrik subsidi meliputi pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA masyarakat prasejahtera yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dengan jumlah pemakaian listrik yang sama, konsumen yang memperoleh tarif listrik subsidi akan membayar rekening atau tagihan listrik lebih rendah daripada konsumen yang tidak mendapatkan subsidi.

Selisih antara tarif bersubsidi dengan tarif keekonomian tersebut ditanggung oleh pemerintah, yang kemudian dibayarkan ke PLN.

Baca juga: 19.000 Pelanggan PLN Terdampak Penyesuaian Tarif Listrik, Berikut Penjelasan GM PLN Babel

Itulah perhitungan tarif listrik per kWh untuk listrik subsidi. Vice President Komunikasi Korporat Gregorius Adi Trianto menjelaskan besaran subsidi listrik yang diterima konsumen rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA tergantung pada jumlah pemakaian energi listriknya.

“Secara rata-rata, konsumen rumah tangga daya 450 VA mendapatkan subsidi listrik sebesar Rp 80.000 per konsumen per bulan, dan untuk konsumen rumah tangga daya 900 VA adalah rata-rata Rp 90.000 per konsumen per bulan,” terang Gregorius.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved