Breaking News:

Dinas Perkimhub Sebut ada 6 Kawasan Kumuh di Bangka Barat, Dua di Antaranya di Kecamatan Muntok

Dinas Perumahan Kawasan Permukaan dan Perhubungan Bangka Barat menyebut, ada enam kawasan di Babar yang dinyatakan permukaan kumuh

Penulis: Yuranda | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Dokumentasi
Kepala Bidang (Kabid) Perumahan, Dinas Perumahan Kawasan Permukaan dan Perhubungan Bangka Barat Surya Mardiansyah. Dinas Perkimhub sebut ada 6 kawasan kumuh di Bangka Barat. Dua di antaranya ada di Kecamatan Muntok. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Perumahan Kawasan Permukaan dan Perhubungan Bangka Barat menyebut, ada enam kawasan di Babar yang dinyatakan permukiman kumuh.

Hal tersebut sesuai dengan surat keputusan dari pemerintah daerah.

Enam permukiman tersebut di antaranya, Kampung Tanjung Laut, Teluk Rubiah Kecamatan Muntok, Puput Kecamatan Parittiga, Kampung Palembang Desa Kampung Baru, kecamatan Jebus, Airlintang dan Benteng Kota, Kecamatan Tempilang.

"Kalau berdasarkan SK ada enam, dua di Kecamatan Muntok, satu di Parittiga, satu di Jebus dan dua di Tempilang. Ada tujuh parameter yang menjadi penentu kawasan kumuh," kata Kabid Perumahan, Dinas Perkimhub Babar, Surya Mardiansyah, Jumat (1/7/2022).

Menurutnya, tujuh parameter yang menentukan kawasan kumuh yakni kondisi banguna gedung, kondisi jalan lingkungan, kondisi penyediaan air, drainase, pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah dan potensi kebakaran.

"Kalau kondisi rumah itu salah satu tujuh dari parameter, artinya kalau menangani rumah tidak layak huni sudah masuk kawasan kumuh," kata Surya.

Kata dia, rata-rata di daerah pesisir yang terdapat kawasan kumuh. "Kalau di Kecamatan Muntok itu ada Kampung Tanjung Laut dan Teluk Rubiah," ungkapnya.

Program pemerintah akan memfokuskan ke arah sana. Sementara itu, untuk di Tahun 2022 ini anggara mengatasi kekumuhan itu sangat kecil. Lantaran pemerintah daerah berfokus menangani pandemi Covid-19.

"Kita berupaya menggait dana-dana dari pusat. Untuk tahun 2022 ini yang mampu bertahan bantuan dari pemerintah pusat, yang lain masih dalam pembahasan anggaran," ucapnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved