Breaking News:

Pemkab Bangka Barat Akan Bangun 30 Unit Rumah Layak Huni di Tanjung Laut dan Teluk Rubiah Muntok

Sebanyak 30 unit rumah baru, pengganti rumah tidak layak huni (Rutilahu) akan dibangun di kawasan Kampung Tanjung Laut dan Teluk Rubiah.

Penulis: Yuranda | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Yuranda
Kepala Bidang (Kabid) Perumahan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Bangka Barat Surya Mardiansyah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sebanyak 30 unit rumah baru, pengganti rumah tidak layak huni (Rutilahu) akan dibangun di kawasan Kampung Tanjung Laut dan Teluk Rubiah, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok, Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pembangunan Rutilahu itu akan direalisasikan pada tahun 2022 ini. Menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Bangka Barat dan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Pemerintah Pusat masing-masing Rp20 juta per unitnya.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan Bangka Barat Surya Mardiansyah mengatakan, untuk program sekarang, bantuan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Ada 30 rumah, dananya dari APBN dan APBD. APBN Rp20 juta dan ditambah anggaran pendamping dari Pemkab Babar Rp20 juta. Jadi satu unit rumah baru mendapatkan Rp40 juta," kata Surya di ruangannya, Jumat (1/7/2022).

Sedangkan, untuk pembangunan unit bangunan rumah sudah berdasarkan ketentuannya. Seperti material bahan yang berbahaya tidak digunakan.

"Batako masih bisa kita, kalau pun dilarang, mau tidak mau tetap kita pakai karena produk lokal. Tapi, diminimalisir itu asbes, kalau atas bisa spandek dan seng kenapa tidak terutama untuk kesehatan. Tapi kalau genteng tidak kami gunakan," ujarnya.

Lanjutnya, dengan dana Rp40 juta pihaknya tidak bisa membangun rumah mewah seperti berlantai keramik. Namun, kalau pemilik rumah ada dana tambahan melalui dana swadaya dipersilahkan untuk menambah.

"Kita tidak bisa bangun bermewah-mewah, yang jelas dari yang tidak layak huni kita kurangi ketidaklayakannya. Pencahayaan, bangunan yang kurang tinggi, dan berhimpitan itu akan dikurangi," ucapnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved