Breaking News:

Detik-detik Bocah 3 Tahun Selamat dari Lakalaut Usai Perahu Tabrak Terumbu Karang di Perairan Bangka

Detik-detik Bocah 3 Tahun Selamat dari Lakalaut Usai Perahu Tabrak Terumbu Karang di Perairan Bangka

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Bangkapos.com
(Ilustrasi) Detik-detik Bocah 3 Tahun Selamat dari Lakalaut Usai Perahu Tabrak Terumbu Karang di Perairan Bangka 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -Seorang bocah perempuan berusia 3 tahun berhasil selamat dari kecelakaan laut yang menimpa kapal berperahu berpenumpang dari Sumatera Selatan menuju Bangka.

Perahu yang berisi tujuh orang berangkat dari Kabupaten Banyuasin menuju ke Perairan Menduyung Kundi, menggunakan kapal motor tradisional.

Adapun tujuh penumpang terdiri dari tiga laki-laki dan empat perempuan, termasuk anak perempuan berusia tiga tahun.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto mengatakan petaka menimpa perahu tersebut saat di perjalanan, tepatnya di Perairan Menduyung, Desa Kundi Kecamatan, Simpang Teritip, kapal tersebut mengalami insiden kecelakaan menabrak trumbu karang.

Dari insiden tersebut, dua orang wanita ditemukan meninggal dunia.

Di dalam kapal tersebut, ada tujuh orang, dua di antara wanita yang kemudian ditemukan meninggal dunia.

"Berangkat pada Kamis 30 Juni 2022 sekira pukul 21.00 WIB. Pada Jumat 01 Juli 2022 sekira pukul 03.00 WIB, saat di perjalanan yang berada di Perairan Kundi, kapal tersebut mengalami kecelakaan yang menabrak karang sehingga tenggelam," ungkapnya.

Sebanyak lima orang dikabarkan selamat, termasuk anak perempuan berusia 3 tahun.

Tim SAR Gabungan mengevakuasi dua mayat yang ditemukan di pesisir pantai di Kecamatan Muntok, Bangka Barat, Sabtu (2/7/2022)
Tim SAR Gabungan mengevakuasi dua mayat yang ditemukan di pesisir pantai di Kecamatan Muntok, Bangka Barat, Sabtu (2/7/2022) (Ist/Dokumentasi Basarnas)

Menggunakan Jeriken

Mereka menyelamatkan diri menggunakan alat seadanya di kapal tersebut, hingga akhirnya sampai ke pesisir pantai.

Namun kedua orang korban lainnya, saat kejadian tersebut tidak bisa tertolong lagi, terpisah dari rombongan.

"Saat itu, ketujuh orang ini sudah menggunakan jeriken yang ada di kapal itu. Namun kedua korban yang meninggal dunia ini lepas dan terpisah, ditemukan sudah meninggal dunia," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jenazah Rasia, warga Ganesa Mukti, Kecamatan Muara Sugihan, Banyuasin, ditemukan di persisi Pantai Pait, Desa Belolaut, Muntok, Bangka Barat.

Sedangkan, jenazah Sumiati (56) warga Ganesa Mukti, Muara Sugihan, Banyuasi, Sumsel, ditemukan di Pesisir Pantai Sungai Buntu, Desa Belo Laut, Muntok, Bangka Barat, tengkurap menggunakan pakaian dalam.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved